Ia juga menyayangkan adanya penambahan zat pemanis tertentu ke dalam produk susu anak demi mengejar target rasa dan pemenuhan energi secara instan.

>>> Timnas Putri Indonesia Targetkan Kemenangan atas Kamboja di Bandung

Zat-zat ini memiliki indeks glikemik yang cukup tinggi.

"Padahal maltodekstrin itu memiliki indeks glikemik tinggi yaitu 110, glukosa 100, dan sukrosa 62.

Kategori indeks glikemik tinggi yaitu di atas 55 dapat menyebabkan lonjakan gula darah," jelas Prof Rini.

Kondisi ini mendorong industri nutrisi untuk menghadirkan formulasi baru yang lebih aman bagi tumbuh kembang anak.

Salah satunya melalui pemanfaatan bahan dasar yang lebih alami tanpa pemanis artifisial.

"Susu ini juga diformulasikan tanpa tambahan sukrosa, maltodekstrin, sirup jagung, maupun perisa sintetik, yang menjadi standar baru yang segar dari AceKid," kata Yang Zhang, Ph.

D. , Senior Scientist FEIHE International.

Ia menjelaskan bahwa FEIHE menjalankan lebih dari 40 program riset nasional, menghasilkan 117 publikasi ilmiah terindeks SCI, memiliki 847 paten, menyelesaikan 12 uji klinis, serta turut berkontribusi dalam penyusunan 66 standar industri.

Pendiri dan CEO FEIHE International, Leng Youbin, menambahkan bahwa langkah ini menjadi bagian dari edukasi pasar yang penting di wilayah Asia Tenggara, khususnya Indonesia.

Kesadaran akan transparansi bahan baku dinilai krusial bagi masa depan generasi muda.

"Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi AceKid karena kami ingin membawa standar yang sama dengan di negara-negara maju ke Indonesia karena kami percaya, setiap anak berhak mendapatkan nutrisi yang lebih baik," ujar Leng.

>>> John Herdman Puji Kelolosan Dramatis Timnas U19 Indonesia ke Semifinal Piala AFF U19 2026

Melalui AceKid, mereka ingin menghadirkan pilihan nutrisi anak yang tidak hanya mengedepankan kualitas produk, tetapi juga transparansi komposisi, sumber bahan baku, dan edukasi yang bertanggung jawab bagi keluarga Indonesia.