Kurang Baik Dimata Kritikus, Scary Movie 6 Langsung Cuan di Box Office Debut
Film Scary Movie 6 berhasil meraup pendapatan box office yang mengesankan di pekan debutnya, meskipun menuai kritik pedas dari para kritikus.
Berdasarkan data Box Office Mojo yang diakses Senin (8/6), film ini mengumpulkan US$55 juta di pasar domestik Amerika Utara dan langsung menduduki puncak box office.
>>> WWDC 2026 Jadi Panggung Terakhir Tim Cook sebagai CEO Apple
Angka tersebut terbilang fantastis mengingat bujet produksi yang hanya US$30 juta. Pendapatan internasional mencapai US$50,5 juta, sehingga total global menjadi US$105,5 juta.
Film yang juga disebut Scary Movie 6 ini digarap oleh Michael Tiddes dan ditulis oleh Marlon Wayans, Shawn Wayans, Keenen Ivory Wayans, Craig Wayans, dan Rick Alvarez.
Ini merupakan rilisan keenam waralaba setelah Scary Movie 5 pada 2013, dan dianggap sebagai sekuel spiritual dari dua film pertama.
Film dibintangi Marlon, Shawn, Anna Faris, dan Regina Hall.
"Ini adalah pembukaan yang luar biasa untuk sekuel komedi yang sudah sejauh ini dalam serinya," kata David A.
Gross, penerbit buletin box office FranchiseRe, seperti dilansir Variety pada Minggu (7/6).
>>> Komdigi Batasi Akses Anak di Bawah 16 Tahun pada Platform Risiko Tinggi
"Ini juga merupakan kebangkitan besar setelah [film] terakhir pada 2013 gagal total," tambah Gross.
Scary Movie (2026) mengisahkan Cindy Campbell dan teman-temannya, Ray Wilkins serta Shorty dan Brenda Meeks bersaudara, yang berkumpul kembali ketika pembunuh bertopeng yang sama dari film pertama kembali muncul.
Di Rotten Tomatoes, film ini hanya mendapat nilai 24 persen di Tomatometer dari kritikus. Namun, penonton memberikan nilai 69 persen di Popcornmeter.
Di posisi kedua box office domestik akhir pekan kemarin diisi oleh debut Masters of the Universe dengan perolehan US$29,3 juta di domestik dan US$25 juta internasional, total US$54,3 juta secara global.
Namun angka tersebut belum cukup menutupi bujet produksi US$170-200 juta. Variety menyebut Masters of the Universe perlu menjangkau audiens lebih luas dalam beberapa minggu mendatang.
Sementara itu, Backrooms turun dari posisi puncak ke urutan ketiga di pekan kedua dengan perolehan US$25,9 juta, menggenapi domestik US$135 juta.
>>> CEO NVIDIA: Kelangkaan Memori Chip AI Berlanjut Beberapa Tahun
Secara global, Backrooms mengumpulkan US$212,6 juta dari bujet hanya US$10 juta.
Update Terbaru
Cara Mudah Mendapatkan Cuan Lewat Bot Telegram Signal 2193 yang Sedang Tren Tahun 2026
Jumat / 24-07-2026, 20:21 WIB
Kejutan, Justin Hubner Masuk Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF
Jumat / 24-07-2026, 19:59 WIB
Kebakaran Hutan Meluas, Spanyol Umumkan Darurat Nasional
Jumat / 24-07-2026, 19:59 WIB
Waketum MUI Peringatkan Koruptor soal Azab dan Siksa Pedih Neraka
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB
Setelah 22 Tahun, Sandara Park Akhirnya Ciptakan Musik Sendiri
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB
VW Sempat Kaji Mesin Bensin untuk ID. Buzz, Tapi Tak Muat
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB
Ketum MUI Usulkan Pembentukan Danantara Syariah Indonesia
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB
Efek Juara Piala Dunia, Spanyol Ramai Diserbu Turis China
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB
Polri Buka Suara soal Pelibatan Bhabinkamtibmas Awasi Wajib Pajak
Jumat / 24-07-2026, 19:56 WIB
KPK Terima Surat Kejagung untuk Supervisi Kasus Febrie Adriansyah
Jumat / 24-07-2026, 19:56 WIB
Media Vietnam Bantah Klaim Herdman soal Jumlah Pemain Naturalisasi
Jumat / 24-07-2026, 19:56 WIB
Perang AS vs Iran 5 Bulan, Trump Makin Frustrasi
Jumat / 24-07-2026, 19:56 WIB
Ekspansi Netflix ke Iklan dan Olahraga Langsung Dinilai Bisa Melemahkan Merek
Jumat / 24-07-2026, 19:56 WIB
Bukan Cuma Soal Injeksi, Ini Rahasia di Balik Hasil Perawatan Estetika yang Terlihat Natural
Jumat / 24-07-2026, 19:42 WIB







