Bagi Ferawati, esensi dari LP Saham melampaui tugas penyediaan kuotasi jual dan beli semata.

Fungsi ini memiliki andil besar dalam melahirkan iklim pasar yang jauh lebih likuid, efisien, serta kredibel bagi investor.

Meski begitu, ia tidak menampik adanya tantangan besar dalam mengawal fungsi LP, terutama terkait konsistensi kuotasi di tengah fluktuasi pasar yang dinamis.

Oleh karena itu, disiplin perdagangan yang dibarengi dukungan teknologi mumpuni menjadi aspek yang sangat krusial.

Kendati dihadapkan pada volatilitas, Ferawati memandang masa depan LP Saham di Indonesia masih sangat cerah.

Hal tersebut sejalan dengan gerak cepat bursa dan regulator yang terus mendorong program market deepening di pasar modal.

Melalui program LP Saham ini, BEI menaruh harapan besar agar likuiditas yang sehat mampu menaikkan efisiensi transaksi.

>>> Apple Gelar WWDC 2026, Perkenalkan iOS 27 dan Siri Baru

Pada akhirnya, langkah strategis ini diharapkan dapat membuat pasar modal Indonesia semakin kompetitif dalam menggaet dana investasi dari dalam maupun luar negeri.