Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. resmi menunjuk Edwin Hidayat Abdullah sebagai anggota dewan komisaris baru.

Ia menggantikan Silmy Karim untuk memperkuat pengawasan ekspansi ekosistem digital korporasi.

>>> Cadangan Devisa Indonesia Mei 2026 Turun Jadi US$ 144,9 Miliar

Edwin dikenal sebagai teknokrat senior dengan portofolio panjang di industri keuangan, kepemimpinan BUMN, dan perumusan kebijakan digital nasional.

Langkah ini merupakan bagian dari penyegaran struktur pengawasan portofolio bisnis Telkom.

Latar Belakang Pendidikan dan Karier

Edwin menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Gadjah Mada pada 1995 dan sempat menjadi visiting student di McGill University, Kanada.

Ia meraih gelar Master of Public Management dari National University of Singapore yang berkolaborasi dengan Harvard University melalui beasiswa Lee Kuan Yew Fellow pada 2005.

Rekam jejak akademisnya berlanjut sebagai IDEAS Fellow di Sloan School of Management, MIT pada 2009.

Terbaru, ia menyelesaikan Doktor Manajemen di Universitas Pelita Harapan pada Januari 2025 dengan fokus manajemen strategis.

Pria kelahiran 28 April 1971 ini memulai karier sebagai Analis Riset di Industrial Bank of Japan.

>>> Lima Regional Bersaing di Fase Nasional Campus League 2026

Ia kemudian menjabat Senior Vice President di Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) periode 1999–2003 untuk mengelola restrukturisasi aset negara.

Di sektor swasta, Edwin pernah menjadi Komisaris di PT Bumi Serpong Damai Tbk. selama sepuluh tahun.

Kiprahnya di BUMN menguat saat ditunjuk sebagai Deputi Menteri BUMN Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan, dan Pariwisata periode 2015–2019.

Jabatan deputi itu memberinya tanggung jawab mengawasi strategi sekitar 40 perusahaan pelat merah. Ia juga pernah menjadi komisaris di PT Pertamina, Telkomsel, dan PT Telkom Indonesia.

Pengalaman kepemimpinannya berlanjut sebagai Wakil Direktur Utama PT Angkasa Pura II periode 2019–2021.

Setelah itu, ia menjabat Wakil Direktur Utama sekaligus Group CFO di PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney) pada 2021–2023.

Sejak Januari 2025, Edwin aktif sebagai Direktur Jenderal Ekosistem Digital di Kementerian Komunikasi dan Digital.

>>> KPK Kembali Gelar OTT, Bupati Muara Enim Ditangkap

Penunjukannya sebagai Komisaris Telkom Indonesia per Juni 2026 diharapkan memperkuat integrasi teknologi mutakhir seperti AI dan tata kelola strategis jangka panjang.