Cadangan Devisa Indonesia Mei 2026 Turun Jadi US$ 144,9 Miliar
Posisi cadangan devisa Indonesia kembali menyusut hingga US$ 144,9 miliar pada akhir Mei 2026. Angka ini lebih rendah dibandingkan April 2026 yang tercatat US$ 146,2 miliar.
Penurunan ini memperpanjang tren penyusutan sepanjang tahun berjalan.
>>> Lima Regional Bersaing di Fase Nasional Campus League 2026
Pada Januari 2026, cadangan devisa masih berada di level US$ 154,6 miliar, lalu turun menjadi US$ 151,9 miliar pada Februari, dan US$ 148,2 miliar pada Maret.
Respons Pemerintah dan BI
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pemerintah akan mengambil tindakan nyata untuk menjaga kekuatan simpanan valas domestik.
"Nanti (cadangan devisa) kita cari lagi," ujarnya di Jakarta, Senin (8/6/2026).
Airlangga juga merespons dampak Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2026 tentang penyimpanan devisa hasil ekspor sumber daya alam (DHE SDA) yang berlaku mulai 1 Juni 2026.
Ia menilai dampaknya belum terlihat karena masih dalam periode transisi.
>>> KPK Kembali Gelar OTT, Bupati Muara Enim Ditangkap
Aturan baru itu mewajibkan eksportir migas menahan minimal 30 persen devisa selama 3 bulan, sementara eksportir nonmigas wajib menahan 100 persen devisa selama 12 bulan melalui bank Himbara.
Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Ramdan Denny Prakoso menjelaskan penurunan cadangan devisa juga dipengaruhi penerbitan global bond, penerimaan pajak, pembayaran utang luar negeri, dan stabilisasi rupiah.
Meski turun, BI menilai cadangan devisa saat ini setara dengan pembiayaan 5,6 bulan impor atau 5,5 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.
Posisi tersebut masih di atas standar kecukupan internasional minimal 3 bulan impor.
>>> HKI Optimistis Ekonomi Indonesia Tidak Akan Alami Resesi
Bank Indonesia terus meningkatkan sinergi dengan pemerintah untuk memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Update Terbaru
Pemilik Jeep Wrangler di Jepang Gunakan Kardus untuk Lolos Uji Lampu Depan
Senin / 08-06-2026, 20:20 WIB
Bank Agresif Borong SBN Rp 1.216 Triliun di Tengah Risiko Global
Senin / 08-06-2026, 20:20 WIB
Telkom Sepakati Pembagian Dividen Rp 21,9 Triliun Melalui RUPST
Senin / 08-06-2026, 20:19 WIB
Pintu Luncurkan BTC Price Game, Simulator Edukatif Analisis Harga Bitcoin
Senin / 08-06-2026, 20:19 WIB
Profil Said Iqbal Resmi Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan
Senin / 08-06-2026, 20:19 WIB
Profil Nadya Naufel yang Resmi Menikah dengan Alex Abbad Usai Bersahabat 16 Tahun, Lengkap: Umur, Agama dan IG
Senin / 08-06-2026, 20:18 WIB
Prabowo Lantik Nanik Sudaryati dan Said Iqbal Isi Posisi Strategis di Istana
Senin / 08-06-2026, 20:16 WIB
Pemerintah Izinkan Tiga Gerai Tiffany & Co Beroperasi Kembali
Senin / 08-06-2026, 20:16 WIB
47 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 8 Juni 2026: Klaim Van Der Sar Gratis
Senin / 08-06-2026, 20:15 WIB
Investor Asing Lepas Saham Rp 587 Miliar Saat IHSG Longsor
Senin / 08-06-2026, 20:14 WIB
Warga Kepulauan Talaud Semarakkan Piala Dunia 2026 dengan Bendera Raksasa
Senin / 08-06-2026, 20:14 WIB
Telkom Indonesia Bagikan Dividen Tunai Rp 21,9 Triliun
Senin / 08-06-2026, 20:13 WIB
CEO NVIDIA: Kelangkaan Memori Chip AI Berlanjut Beberapa Tahun
Senin / 08-06-2026, 20:13 WIB






