Makan Bergizi Gratis: Niat Baik Saja Tidak Cukup
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) seharusnya menjadi simbol kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat.
Niat besar, dukungan politik kuat, dan anggaran masif menjadikannya salah satu program paling ambisius dalam sejarah kebijakan publik Indonesia.
>>> Bank Indonesia Luncurkan Kurva Imbal Hasil Pasar Uang untuk Transparansi Harga
Namun, perjalanan program ini justru memperlihatkan ironi. Di tengah semangat besar, muncul persoalan serius mulai dari keracunan massal hingga dugaan penyimpangan tata kelola.
Fakta ini menegaskan satu hal penting: niat baik tidak pernah cukup tanpa sistem yang kuat, transparan, dan konsisten.
Ketegasan Presiden Prabowo dalam membenahi MBG dari akarnya, terutama terkait etika dan tata kelola, patut diapresiasi.
Pelajaran untuk Sektor Pertambangan
Pelajaran dari MBG tidak berhenti pada sektor sosial. Ia menjadi cermin bagi sektor lain yang lebih strategis, khususnya energi dan pertambangan.
Jika dalam program sosial saja kegagalan sistem dapat menimbulkan dampak luas, maka dalam sektor penopang ekonomi nasional, risikonya jauh lebih besar.
Sektor pertambangan adalah fondasi penerimaan negara, penggerak investasi, dan penopang pertumbuhan ekonomi.
Karena itu, setiap kebijakan yang menyentuh sektor ini harus dijalankan dengan kehati-hatian tinggi. Dalam beberapa waktu terakhir, arah kebijakan di sektor pertambangan justru menimbulkan kekhawatiran terkait daya saing.
Indikasi perlambatan, bahkan kontraksi pertumbuhan pada 2025 dan berlanjut hingga kuartal pertama 2026, menjadi sinyal yang tidak boleh diabaikan.
Penurunan ini bukan semata faktor eksternal seperti harga komoditas global, tetapi juga mencerminkan tekanan dari dalam, khususnya dinamika kebijakan yang berubah cepat dan berturut-turut.
Dimulai dari kenaikan royalti pada 2025, yang langsung meningkatkan beban biaya pelaku usaha, lalu disusul rencana kenaikan kembali pada 2026.
Update Terbaru
Bantah Terima Uang, Keanu Klaim Barter Testimoni Umrah dengan Hanania
Senin / 08-06-2026, 19:04 WIB
Hadits Bukhari Ingatkan Manusia Soal Ketamakan Harta yang Tiada Habis
Senin / 08-06-2026, 19:04 WIB
Liverpool Masuki Era Baru Bersama Andoni Iraola Mulai Musim 2026/2027
Senin / 08-06-2026, 19:01 WIB
5 Tablet Tiongkok Terbaik 2026 yang Siap Saingi iPad
Senin / 08-06-2026, 19:00 WIB
XLSmart Luncurkan Platform Esta Prime untuk Percepat Transformasi Digital Korporasi
Senin / 08-06-2026, 19:00 WIB
Lamine Yamal Absen di Uji Coba Spanyol vs Peru karena Cedera
Senin / 08-06-2026, 18:56 WIB
XLSMART: Piala Dunia 2026 Belum Dongkrak Kinerja Perusahaan
Senin / 08-06-2026, 18:56 WIB
Shin Tae-yong Resmi Latih Persija Jakarta Musim Depan
Senin / 08-06-2026, 18:56 WIB
Cara Berobat Pakai BPJS Kesehatan di Luar Kota Tanpa Pindah Faskes
Senin / 08-06-2026, 18:56 WIB
Gerai Tiffany & Co Plaza Indonesia Kembali Beroperasi Setelah Bayar Denda Rp 97,49 Miliar
Senin / 08-06-2026, 18:54 WIB
PT KAI Siapkan Rp9,18 Triliun untuk Pengadaan KRL Jabodetabek
Senin / 08-06-2026, 18:54 WIB
Kylian Mbappe Bidik Rekor Baru Jelang Piala Dunia 2026
Senin / 08-06-2026, 18:52 WIB
Xiaomi Siapkan Redmi K100 Sebagai Flagship Killer Terbaru
Senin / 08-06-2026, 18:49 WIB
Elektrifikasi Armada Kurir Percepat Implementasi Logistik Hijau
Senin / 08-06-2026, 18:49 WIB






