Aktris Park Bo Young akhirnya angkat bicara setelah mendapat tekanan dari warganet yang menuntut pendapatnya terkait kontroversi kekurangan surat suara dalam pemilu lokal Korea Selatan dan protes di pusat penghitungan suara Jamsil.

Melalui platform komunikasi penggemar pada 7 Juni 2026, Park memberikan tanggapan singkat yang justru memicu reaksi lebih panas.

>>> 4Thrives Esports Juarai PMGO S1 2026, Kalahkan 31 Tim Dunia

Kontroversi bermula dari laporan bahwa sejumlah tempat pemungutan suara di Seoul, termasuk di Gangnam, Gwangjin, dan Songpa, kehabisan surat suara saat pemilu 3 Juni.

Akibatnya, sebagian pemilih terpaksa menunggu atau bahkan tidak bisa memberikan suara.

Di Songpa, Jamsil 7-dong, terjadi protes dengan demonstran menghalangi pemindahan kotak suara dan menuntut pemilu ulang.

Situasi semakin tegang di sekitar Olympic Park Handball Gymnasium yang menjadi pusat penghitungan suara.

Di tengah kritik yang menyasar figur publik, akun media sosial Park Bo Young dibanjiri komentar yang memintanya bersuara.

Beberapa warganet mengingatkan dukungannya pada aksi protes sebelumnya dan menudingnya inkonsisten.

>>> Seo Dong Joo Ungkap Pengalaman Mencekam Dimasuki Pria Pura-pura Petugas Gas

Menanggapi hal itu, Park menulis, "Aku sangat menyukai kalian juga. Semoga harimu menyenangkan."

Ia kemudian menambahkan bahwa dirinya tidak terganggu oleh kritik tersebut.

"Haha. Aku baru sadar setelah melihat pesan bubble tentang itu.

Dasar orang aneh. Jangan khawatir.

(Aku tidak terlalu terpengaruh oleh mereka... )" tulis Park.

Alih-alih mereda, komentar Park justru memicu lebih banyak serangan. Warganet menuduhnya melakukan "keadilan selektif" karena hanya bersuara pada isu tertentu.

>>> Atlus Resmi Umumkan Persona 6 di Xbox Game Showcase, Bawa Nuansa Horor

Fenomena serupa juga dialami selebritas lain seperti IU, Lee Dong Wook, dan Yuri Girls' Generation yang mendapat tuntutan serupa dari warganet untuk menunjukkan dukungan terkait protes ini.