Pemilik sepeda motor listrik kini memiliki alternatif perbaikan baterai lithium-ion yang mengalami penurunan performa tanpa harus mengganti satu paket unit baru yang mahal.

Proses balancing dan penggantian sebagian sel menjadi opsi yang lebih ekonomis di bengkel spesialis.

>>> VW Yakin Mobil Listrik Akan Membunuh Mesin Bensin Seperti Mobil Membunuh Kuda

Biaya penanganan masalah daya ini bervariasi tergantung pada jenis baterai serta tingkat kerusakan yang dialami.

Pemilik bengkel Dolland Motor Electric di Bekasi, Jawa Barat, Abdulah menjelaskan perincian biaya tersebut.

"Biaya lain lagi, istilahnya biaya bongkar pasangnya, ya itu Rp 350.000," ujar Abdulah.

Proses balancing digunakan untuk menyamakan tegangan dan kapasitas antar sel yang mengalami ketidakseimbangan kapasitas.

Langkah ini menjadi solusi efektif saat kondisi sel baterai sebenarnya masih berada dalam keadaan baik.

"Kalau itu beda jenis baterai, beda harga soalnya. Di bawah Rp 1 juta sih kalau hanya balancing," kata Abdulah.

Jika ditemukan kerusakan yang mengharuskan penggantian sel lama, biaya akan dihitung berdasarkan jumlah komponen yang diganti.

Komponen baru tersebut akan langsung ditambahkan ke dalam total biaya perbaikan.

"Kalau penggantian baterai, nanti tergantung komponennya, harganya berapa. Jadi add-on saja.

Misalkan part-nya apa, tinggal ditambahkan saja," ujar Abdulah.

>>> Bengkel Spesialis Ungkap Rahasia Pengelolaan Limbah Baterai Motor Listrik

Baterai tipe tabung atau silindrik umumnya memiliki harga satuan yang relatif terjangkau.

Total biaya akhir bergantung pada seberapa banyak unit sel silindrik yang memerlukan penggantian.

"Anggaplah baterai yang Lithium tadi, tipe tabung atau silindrik, itu sekitar satu bijinya Rp 50 ribuan. Nanti tinggal beberapa biji yang mau diganti," kata Abdulah.