PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memperluas jangkauan pembayaran digital global dengan meluncurkan layanan QRIS Cross Border BRImo di China pada Senin (8/6/2026).

Inovasi ini bertujuan mempermudah transaksi wisatawan Indonesia tanpa perlu menggunakan uang tunai saat berbelanja di merchant yang terintegrasi QRIS di China.

>>> Garda Revolusi Iran Serang Pabrik Petrokimia Israel di Haifa

Layanan lintas negara ini mengonversi saldo rupiah nasabah secara langsung ke mata uang yuan dengan kurs yang kompetitif dan transparan.

Pertumbuhan Transaksi BRImo dan QRIS

Aplikasi super app BRImo mencatat volume transaksi mencapai Rp2.042,2 triliun, meningkat 29,4 persen secara tahunan.

Hingga kuartal pertama 2026, volume transaksi QRIS BRI mencapai Rp30,5 triliun, melonjak 76 persen dibanding tahun lalu.

>>> Komisi II DPR Desak Menkeu Relaksasi Batas Belanja Pegawai Pemda

Jumlah transaksi QRIS secara keseluruhan menembus 253 miliar kali, tumbuh 86,7 persen year on year.

Saladin dalam keterangannya mengatakan kehadiran QRIS Cross Border di China berpeluang meningkatkan transaksi wisatawan di luar negeri karena kemudahan penggunaannya.

Manajemen menambahkan bahwa integrasi ini mendukung digitalisasi finansial global dan meningkatkan efisiensi operasional bagi masyarakat yang bepergian ke luar negeri.

>>> Rupiah Melemah ke Rp18.188 per Dolar AS Akibat Krisis Kepercayaan Domestik

Seluruh aktivitas pengeluaran pengguna tersimpan otomatis di sistem aplikasi, memungkinkan pemantauan dana yang lebih terukur selama perjalanan internasional.