Rivian Yakin Kontrol Suara Lebih Baik dari Tombol Fisik di Kabin
Rivian tidak berniat mengikuti tren pengembalian tombol fisik di kabin kendaraan.
Pabrikan mobil listrik asal Amerika Serikat itu justru semakin yakin bahwa kontrol suara bertenaga kecerdasan buatan (AI) adalah cara terbaik untuk mengoperasikan berbagai fungsi kendaraan.
>>> Wuling Beri Garansi Seumur Hidup untuk Baterai Eksion EV dan PHEV
Dalam wawancara dengan The Verge, Chief Software Officer Rivian sekaligus Co-CEO joint venture Rivian dan Volkswagen, Wassym Bensaid, menegaskan komitmen perusahaan terhadap asisten suara.
"Saya sangat percaya bahwa suara memiliki peluang untuk menjadi antarmuka utama di dalam mobil," ujarnya.
Bensaid menambahkan bahwa tombol fisik boleh saja ada, tetapi tidak boleh menjadi cara utama berinteraksi dengan mobil.
"Menurut saya, lebih banyak hal yang bisa dilakukan dengan suara karena Anda bisa melakukan lebih dari satu fungsi.
Anda tidak perlu repot dengan begitu banyak fungsi," jelasnya.
Rivian baru saja meluncurkan asisten AI terbaru untuk model R1 pada pertengahan Mei.
Sistem ini dibangun di atas fondasi AI multimodal bersama dan mampu mengontrol fungsi inti kendaraan, termasuk HVAC (sistem pemanas, ventilasi, dan pendingin udara).
>>> Kementerian PU Lelang Daihatsu Xenia 2009 Rusak Berat Rp 34 Jutaan
Untuk model R2 yang akan datang, Rivian tidak menyematkan tombol HVAC tradisional. Sebagai gantinya, pengemudi dapat menggunakan scroll wheel besar di setir untuk menyesuaikan pengaturan seperti kecepatan kipas.
Meski bukan tombol, solusi ini dinilai lebih baik daripada mengetuk ikon kecil di layar sentuh.
Menurut Rivian, satu-satunya alasan pengemudi dan konsumen tidak berinteraksi dengan mobil melalui suara adalah karena teknologinya selama ini "rusak".
Perbedaan utama asisten Rivian dengan kompetitor adalah sistem infotainment berbasis Android miliknya sendiri yang tidak mendukung Android Auto atau Apple CarPlay, sehingga asisten AI bekerja mulus di layar apa pun.
Rivian juga menekankan pendekatan yang lebih conversational dibanding sistem asisten suara tradisional.
Misalnya, pengguna tidak perlu mengatakan "Buka frunk", cukup dengan "Saya punya tas di depan mobil", maka sistem akan otomatis membuka frunk (bagasi depan).
Beberapa pabrikan seperti Volkswagen, Audi, Mercedes-Benz, dan Hyundai telah kembali ke tombol fisik setelah mendapat tekanan dari konsumen.
>>> Ferrari F40 Modifikasi Michelotto Siap Dilelang hingga Rp70 Miliar
Namun Rivian tampak tidak terpengaruh dan tetap pada keyakinannya bahwa kontrol suara adalah masa depan interaksi di dalam kabin.
Update Terbaru
Telkom Indonesia Rombak Jajaran Komisaris Lewat RUPST 2025
Senin / 08-06-2026, 17:32 WIB
Bahlil Lahadalia Terapkan Ekspor Batubara Satu Pintu Lewat DSI
Senin / 08-06-2026, 17:29 WIB
HP dan Ferrari Siapkan Laptop Premium Edisi Terbatas, Hanya 4.999 Unit
Senin / 08-06-2026, 17:29 WIB
Bengkel Tawarkan Solusi Perbaikan Baterai Motor Listrik Mulai Ratusan Ribu
Senin / 08-06-2026, 17:28 WIB
KPK Panggil Dirut PT Maktour Fuad Hasan Masyhur sebagai Saksi Korupsi Haji
Senin / 08-06-2026, 17:28 WIB
Shin Tae-yong Bawa Asisten Pelatih Eks Timnas Indonesia ke Persija
Senin / 08-06-2026, 17:28 WIB
Prabowo Lantik Pimpinan Baru BGN dan Penasihat Khusus
Senin / 08-06-2026, 17:28 WIB
Karel Mainaky Targetkan All Indonesian Final di Australian Open 2026
Senin / 08-06-2026, 17:28 WIB
Toprak Razgatlioglu Soroti Kendala Akselerasi Yamaha Usai MotoGP Hungaria
Senin / 08-06-2026, 17:24 WIB
Pemimpin Eropa Desak Putin Segera Setujui Gencatan Senjata dengan Ukraina
Senin / 08-06-2026, 17:24 WIB
Merdeka Gold Resources Tetapkan Sumber Daya Mineral Perdana Prospek Kolokoa
Senin / 08-06-2026, 17:24 WIB
Pemerintah Kota Bandung Gelar Lelang Ulang Pengelolaan Kebun Binatang
Senin / 08-06-2026, 17:21 WIB
PBSI Tarik Fajar Fikri dan Raymond Joaquin dari Australia Open 2026
Senin / 08-06-2026, 17:21 WIB
VW Yakin Mobil Listrik Akan Membunuh Mesin Bensin Seperti Mobil Membunuh Kuda
Senin / 08-06-2026, 17:21 WIB






