PT KAI Garap Proyek KRL Jabodetabek Rp9,18 Triliun, Produksi 16 Rangkaian Baru
PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) tengah menjalankan proyek pengadaan sarana KRL Jabodetabek senilai Rp9,18 triliun.
Pengumuman ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi XI DPR RI di Gedung Parlemen pada Senin (8/6/2026).
>>> Pemerintah Perkuat Tata Kelola Ekspor SDA Lewat PT Danantara
Produksi 16 Rangkaian Baru oleh PT INKA
Sebanyak 16 rangkaian kereta baru akan diproduksi oleh PT INKA dengan nilai kontrak Rp3,85 triliun, mencakup sekitar 42 persen dari total dana proyek.
Selain itu, rencana penambahan delapan rangkaian kereta baru senilai Rp2,05 triliun masih dipersiapkan meski belum ditandatangani.
Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin menjelaskan proyek ini mencakup pengadaan KRL baru produksi INKA, KRL impor, hingga program retrofit armada eksisting.
"Total nilai proyek pengadaan sarana KRL Jabodetabek mencapai Rp 9,18 triliun.
Proyek ini mencakup pengadaan KRL baru produksi PT INKA, pengadaan KRL impor, hingga program retrofit armada eksisting guna menjaga kapasitas layanan dan mengantisipasi pertumbuhan jumlah penumpang di masa mendatang," ujar Bobby.
>>> Ganti Total Baterai SLA Motor Listrik Jika Performa Menurun
Pendanaan dari PMN, Kredit Sindikasi, dan Kas Internal
Pendanaan proyek didukung oleh Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp5,3 triliun, kredit sindikasi Rp3,69 triliun, dan kas internal KCI Rp190 miliar.
Realisasi PMN tahun anggaran 2025 mulai digelontorkan untuk mendukung penyelesaian produksi armada di PT INKA.
Bobby Rasyidin merinci, KAI menerima PMN 2025 sebesar Rp1,8 triliun pada 31 Desember 2025 dan telah meneruskannya kepada PT KCI pada 20 Mei 2026.
Dari jumlah tersebut, Rp744,46 miliar telah digunakan untuk pembayaran kepada PT INKA.
Sisa dana sekitar Rp1,05 triliun akan dicairkan bertahap sesuai progres penyelesaian sembilan trainset yang ditargetkan rampung pada September 2026.
>>> Studi WVU: Duduk Lama Saat Hamil Tingkatkan Risiko Komplikasi
Langkah strategis ini diharapkan memperkuat kapasitas layanan Commuter Line Jabodetabek dan memangkas ketergantungan pada armada tua yang masih mendominasi operasional harian.
Update Terbaru
Indonesia U-19 Kalahkan Vietnam 2-1, Lolos ke Semifinal Piala AFF
Senin / 08-06-2026, 18:44 WIB
Gempa Magnitudo 7,8 Guncang Filipina Selatan, 32 Orang Tewas
Senin / 08-06-2026, 18:44 WIB
Pemerintah Salurkan Bansos PIP 2026 Termin 2 Mulai Mei
Senin / 08-06-2026, 18:44 WIB
Said Iqbal Berkomitmen Perjuangkan Keseimbangan Hak Buruh dari Dalam Pemerintahan
Senin / 08-06-2026, 18:41 WIB
51 Kode Redeem FF Terbaru 8 Juni 2026: MP40 Buff Tembus Armor, Buru Skin Gratis
Senin / 08-06-2026, 18:41 WIB
Penjualan Geely EX2 Tembus 3.500 Unit, Ubah Tren Mobil Listrik di Indonesia
Senin / 08-06-2026, 18:40 WIB
Pria Kaget Tagihan Makan Telur dan Roti di Hotel Mewah Tembus Rp 400 Ribu
Senin / 08-06-2026, 18:40 WIB
4 Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Aplikasi, Bisa Lewat SMS dan WhatsApp
Senin / 08-06-2026, 18:40 WIB
7 Tanda Orang Memiliki Empati Tinggi Menurut Psikolog
Senin / 08-06-2026, 18:40 WIB
Cerita Pelajar Samarinda 10 Bulan Kuliti Salmon di Alaska
Senin / 08-06-2026, 18:40 WIB
Elfa's Singers Gelar Konser Tunggal Pesta Cinta di Jakarta
Senin / 08-06-2026, 18:39 WIB
Mandiri Utama Finance Dorong Kolaborasi Percepat Transisi Motor Listrik
Senin / 08-06-2026, 18:39 WIB
Bridgestone Indonesia Raih Penghargaan Kepatuhan Regulasi IRCA 2026
Senin / 08-06-2026, 18:39 WIB
Timnas Indonesia U-19 Tekuk Vietnam untuk Lolos ke Semifinal
Senin / 08-06-2026, 18:36 WIB






