PT Indo American Seafoods Tbk (ISEA) membidik pertumbuhan pendapatan sebesar 20 hingga 30 persen pada tahun 2026.

Target ini akan dicapai melalui ekspansi pasar ekspor dan penguatan daya saing produk udang perseroan.

>>> Jadwal Timnas Indonesia vs Mozambik 9 Juni 2026 di GBK

Target tersebut disampaikan dalam Paparan Publik di Jakarta pada Senin (8/6/2026). Kenaikan ini didorong oleh pemulihan kinerja keuangan emiten pengolahan dan ekspor udang pada kuartal I-2026.

Perseroan mencatat penjualan sebesar Rp 181,19 miliar pada kuartal I-2026, melonjak 69,95 persen secara tahunan.

ISEA juga sukses mencetak laba bersih Rp 2,16 miliar, dari sebelumnya rugi Rp 5,36 miliar.

Performa positif ini melanjutkan tren sepanjang tahun 2025 dengan pendapatan Rp 564,2 miliar dan laba bersih Rp 5,27 miliar.

Total aset ISEA mencapai Rp 439,9 miliar dan ekuitas sebesar Rp 184,6 miliar.

Strategi Ekspansi Pasar Global

Manajemen fokus memperluas jangkauan pasar global dan memperkuat promosi. Langkah ini didukung model bisnis terintegrasi yang mencakup pengadaan bahan baku, pengolahan, cold storage, hingga distribusi.

Direktur ISEA Ibnu Surya Ramadhan mengatakan aktivitas pemasaran akan ditingkatkan ke negara konsumen utama. Sertifikasi internasional baru juga disiapkan untuk membuka akses ke pasar Eropa.

“Kami akan lebih sering melakukan workshop ke beberapa negara konsumen, yakni Amerika Serikat, termasuk menjaga buyer yang sudah ada, Jepang, Taiwan, dan China.

>>> Kementerian ESDM Buka Peluang Relaksasi Target RKAB Batu Bara 2026

Selain itu juga membuka peluang ke Eropa melalui penambahan sertifikasi,” kata Ibnu.

Di sisi lain, persaingan global semakin ketat akibat agresivitas eksportir lain. Kebijakan tarif baru membuat kompetisi pengiriman produk ke Amerika Utara kembali meningkat.