Seorang ibu rumah tangga bernama Salmi Sufraini (43) berhasil mengembangkan usaha rumahan produk kacang coklat bermerek Cangcomak di Palmerah, Jakarta Barat.

Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ini kini menembus jaringan ritel modern berkat pembinaan dari Rumah BUMN BRI.

>>> Harga Minyak Dunia Melonjak Imbas Serangan Baru Israel ke Iran

Kisah inspiratif ini bermula dari usaha kecil yang dirintis sejak 2019 dengan memanfaatkan resep warisan keluarga.

Cangcomak menawarkan produk dengan tekstur renyah karena melalui proses pemanggangan, bukan digoreng.

Awal Mula Ide Bisnis

Salmi menceritakan ide bisnis muncul dari lingkungan rumahnya sendiri dengan memanfaatkan resep turun-temurun orang tua yang sudah ada sejak 1965.

"Ini idenya dari rumah. Kan resep orang tua, makanya dinamakan Cangcomak (Kacang Coklat Emak).

Jadi memang resep turun-temurun, baru turun satu generasi dari Emak," kisah Salmi.

Metode pembuatan camilan tradisional ini tetap dipertahankan secara manual per satu kilogram bahan baku demi menjaga kualitas rasa agar tidak berminyak dan tidak mudah lumer.

"Kacang di-coating (dibalut) coklat lalu dipanggang. Jadinya tidak lengket, tidak berminyak karena tidak digoreng, dan tidak lumer.

Biasanya kan coklat kalau kena panas lumer, nah ini malah crunchy," jelas Salmi.

Usaha ini didirikan setelah perusahaan tempat Salmi bekerja mengalami kebangkrutan, yang memicu dirinya beralih profesi menjadi wirausaha.

>>> Rahasia Diet Cristiano Ronaldo di Usia 41 Tahun: Sederhana dan Disiplin

Sebelum memulai usaha, ia sempat bingung mencari ide bisnis hingga teringat resep camilan legendaris buatan ibunya saat Hari Raya Idul Fitri.

Salmi melihat potensi pasar yang besar karena belum menemukan produk sejenis yang menggunakan teknik panggang di pasaran.