"Sebelumnya memang melatih di Timnas Indonesia selama lima tahun jadi sangat mengenal stadion utama di Jakarta, GBK dan JIS," kata Shin.

Ia menambahkan bahwa atmosfer sepak bola Jakarta menjadi salah satu faktor penentu.

Shin juga mengungkapkan bahwa pertemuan intensif dengan manajemen Persija meyakinkannya untuk mengambil tantangan baru di kompetisi domestik Indonesia.

"Memang banyak tim bagus di Super League seperti Persib, Persija, Borneo Bali tetapi dengan adanya meeting dengan pihak Persija jadi ingin menantang di Super League Indonesia," ujarnya.

Pelatih berusia 55 tahun itu menegaskan ambisinya untuk meningkatkan kualitas sepak bola nasional melalui program kerja di klub.

"Baik itu secara prestasi, sistem, dan ingin mengembangkan lebih lagi untuk perkembangan sepak bola Indonesia," tuturnya.

Manajemen Persija berharap sinergi antara klub, masyarakat Jakarta, dan suporter The Jakmania terus berjalan kuat. Targetnya membawa pulang trofi kasta tertinggi ke Ibu Kota.

"Ini adalah hari penting untuk perjalanan Persija, suatu hashtag baru untuk membawa klub terus berkembang dengan target-target yang ingin kami capai," kata Prapanca.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Jakmania atas dukungan yang terus mengalir.

Perkenalan ini sekaligus menegaskan rencana Persija menggunakan JIS sebagai kandang pada musim depan.

>>> Aplikasi DANA Bagikan Saldo Gratis Lewat Tautan Kejutan Siang Ini

"Sengaja kita pilih di JIS kita berharap JIS nanti akan jadi kandang kita untuk musim yang akan datang," tutur Prapanca.