Miliarder Dunia Lebih Pilih Cicil Rumah Mewah daripada Bayar Tunai
Ia melakukan pembiayaan ulang melalui kredit 30 tahun dengan bunga hanya 1,05 persen.
Suku bunga yang sangat rendah tersebut membuat biaya cicilan rumahnya menjadi minimal.
>>> 9 Rekomendasi Rak Panci Terbaik untuk Dapur Rapi
Zuckerberg memilih tidak mengunci uang sebesar 6 juta dolar AS di properti dan mengalokasikannya ke investasi lain.
Era suku bunga ultra rendah pada dekade 2010-an menjadi momentum bagi orang kaya untuk mengunci kredit jangka panjang dengan bunga murah.
Selain faktor investasi, insentif pajak juga menjadi daya tarik utama dari kepemilikan cicilan ini.
Di Amerika Serikat, bunga cicilan rumah bisa menjadi pengurang pajak untuk pinjaman hingga 750.000 dolar AS.
"Cicilan rumah juga memungkinkan optimisasi pajak di beberapa negara, karena pembayaran bunga bisa menjadi pengurang pajak," kata Islay Robinson, pendiri dan CEO perusahaan pialang kredit Enness Global.
Robinson menambahkan bahwa meminjam uang saat inflasi tinggi cenderung menguntungkan karena nilai uang menurun seiring waktu.
Strategi Beli, Pinjam, Mati
Orang super kaya juga kerap menggunakan strategi pinjaman berbasis investasi dengan menjaminkan saham tanpa harus menjualnya.
"Daripada menjual investasi Anda untuk mengumpulkan uang, meminjam dengan jaminan aset memungkinkan Anda tetap berinvestasi, menunda pajak, dan membebaskan uang untuk peluang lain," tulis bank JP Morgan dalam panduannya.
Dana pinjaman tidak dikategorikan sebagai pendapatan kena pajak dalam regulasi Amerika Serikat, sehingga mereka bisa membiayai gaya hidup bebas pajak penghasilan.
Praktik ini dikenal oleh para analis sebagai strategi buy, borrow, die dengan mengakumulasi aset, meminjam dengan jaminan, dan mewariskannya.
Saat aset diwariskan, muncul stepped-up basis yang menghapus sebagian besar pajak keuntungan modal yang telah menumpuk selama bertahun-tahun.
>>> Teh Kamomil Bantu Redakan Stres dan Insomnia, Ini Penjelasan Ahli
Prinsip keuangan dari para miliarder ini menekankan pentingnya menjaga fleksibilitas uang agar tetap bekerja menghasilkan keuntungan bagi pemiliknya.
Update Terbaru
Bagnaia Peringkat Ketiga di Latihan MotoGP Prancis Meski Jatuh
Senin / 08-06-2026, 15:53 WIB
Marco Bezzecchi Amankan Tiket Kualifikasi 2 MotoGP Prancis
Senin / 08-06-2026, 15:53 WIB
Jet Tempur NATO Tembak Jatuh Drone Misterius di Latvia
Senin / 08-06-2026, 15:52 WIB
Israel dan Iran Saling Serang Rudal, Harga Minyak Brent Melonjak
Senin / 08-06-2026, 15:52 WIB
Shin Tae-yong Pastikan Mariano Peralta Gabung Persija Jakarta
Senin / 08-06-2026, 15:52 WIB
Kencana Energy Lestary (KEEN) Bagikan Dividen Tunai Rp 30,13 Miliar
Senin / 08-06-2026, 15:52 WIB
Gultik Khas Blok M Jakarta Kini Bisa Dinikmati di Denpasar Bali
Senin / 08-06-2026, 15:49 WIB
Harga Emas Spot Turun ke US$ 4.315 Per Ons, Dipicu Spekulasi Kenaikan Suku Bunga AS
Senin / 08-06-2026, 15:49 WIB
Persija Jakarta Resmi Kontrak Mariano Peralta untuk Super League
Senin / 08-06-2026, 15:48 WIB
Arsenal Buka Peluang Lepas Leandro Trossard di Bursa Transfer Musim Panas
Senin / 08-06-2026, 15:48 WIB
Prabowo Lantik Nanik S Deyang dan Said Iqbal di Istana Negara
Senin / 08-06-2026, 15:48 WIB
Shin Tae-yong Tolak Tawaran Klub Lain demi Latih Persija Jakarta
Senin / 08-06-2026, 15:48 WIB
Ekonomi Merah Putih Soroti Kunjungan Prabowo dan Agenda Strategis Nasional
Senin / 08-06-2026, 15:48 WIB
Transjakarta Gelar Jakarta Sky Fun Run 2026 di Koridor 13
Senin / 08-06-2026, 15:44 WIB






