Investor asing mencatatkan transaksi jual bersih atau net sell sebesar Rp 325,3 miliar pada perdagangan saham sesi I di Bursa Efek Indonesia.

Meski demikian, aktivitas pemodal internasional tersebut diwarnai aksi beli besar-besaran pada saham PT Chandra Asri Pacific Tbk dengan kode emiten TPIA.

>>> Rupiah Tembus Rp 18.153, Ingatkan Publik pada Krisis 1998

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing membukukan beli bersih atau net buy saham TPIA senilai Rp 209,6 miliar berdasarkan harga rata-rata sesi I.

Volume transaksi mencapai 143,8 juta saham di pasar reguler.

Aksi borong ini berlangsung bersamaan dengan melonjaknya harga saham TPIA secara signifikan.

Saham TPIA terpantau melesat sebesar 21,07 persen menuju level Rp 1.580 per lembar saham.

>>> Orang Tua Perlu Mengenalkan Ragam Makanan Sejak Dini pada Bayi

Performa ini menjadi pembalikan arah setelah dalam sebulan terakhir saham TPIA mengalami pelemahan sebesar 72,4 persen, serta terkoreksi 77,4 persen selama year to date.

Data dari IDX menunjukkan volume perdagangan saham TPIA telah mencapai 1,204 miliar saham dengan frekuensi transaksi sebanyak 139,8 ribu kali.

Nilai transaksi menyentuh Rp 1,756 triliun.

>>> Menteri ESDM Tegaskan Skema Gross Split Hanya untuk Sektor Migas

Kondisi perdagangan sesi I ini berbanding terbalik dengan situasi pada akhir pekan lalu, Jumat (5/6/2026), saat saham TPIA banyak dilepas oleh investor asing dengan nilai net sell mencapai Rp 1.137,17 miliar.