"Dia akan diperiksa lebih lanjut di rumah sakit untuk mengetahui penyebab insiden tersebut. Kami terus berkomunikasi dengannya dan para dokter di rumah sakit," ujarnya.

"Tapi Christian baik-baik saja, dan dia meminta saya untuk menyampaikan salam kepada semua pemain dan mengatakan bahwa dia baik-baik saja."

Tim Denmark Mengalami Guncangan Emosional

Manajer timnas Denmark, Brian Riemer, mengakui peristiwa tersebut memberikan dampak emosional besar bagi seluruh pihak yang berada di stadion.

"Pertama-tama, ini adalah pengalaman yang sangat mengejutkan bagi semua orang. Staf, para pemain, dan lawan," ujar Riemer.

Menurut dia, fokus utama tim saat itu adalah memastikan kondisi Eriksen setelah mendapat penanganan medis.

"Hal terpenting awalnya adalah kami menerima laporan tentang Christian. Hal itu ditangani dengan sangat baik oleh dokter Morten Boesen, yang dapat mengatakan bahwa Christian dalam keadaan baik, dan itulah satu-satunya hal yang penting dalam situasi ini," kata Riemer.

Insiden tersebut kembali mengingatkan publik pada kejadian yang dialami Eriksen saat Euro 2021. Kala itu ia mengalami henti jantung ketika membela Denmark dan kemudian menjalani pemasangan alat pacu jantung implan yang masih digunakan hingga sekarang.