Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengungkapkan bahwa banyak pedagang ritel di berbagai daerah belum mampu membedakan rokok legal dan ilegal.

Hal ini membuat mereka tanpa sadar menjadi jalur distribusi produk yang melanggar aturan.

>>> Emiten Ritel Siapkan Strategi Berbeda Hadapi Tekanan Kurs Rupiah

Temuan ini diperoleh saat petugas melakukan pengawasan lapangan terkait pencantuman peringatan kesehatan bergambar (PHW) dan informasi label produk.

Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan sebagian besar pedagang ritel tidak mengetahui ciri-ciri rokok ilegal.

BPOM menemukan beragam modus pelanggaran, seperti rokok tanpa pita cukai, penggunaan pita cukai palsu atau bekas, penyalahgunaan pita cukai yang tidak sesuai jenis produk, hingga ketidaksesuaian identitas perusahaan dan jumlah batang rokok.

Di Padang, ditemukan rokok ber-PHW dengan pita cukai diduga palsu atau bekas.

Sementara di Serang, Banten, ditemukan produk sigaret kretek mesin (SKM) yang menggunakan pita cukai sigaret kretek tangan (SKT).

Seluruh laporan pelanggaran telah diserahkan BPOM kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) untuk ditindaklanjuti secara hukum.

Taruna menegaskan bahwa program edukasi berkala kepada pemilik toko dan ritel menjadi langkah krusial untuk memangkas rantai peredaran produk ilegal.

>>> Pelemahan Rupiah Dipicu Sentimen Geopolitik Timur Tengah dan Kebijakan The Fed

Peningkatan edukasi dinilai dapat membantu pedagang agar tidak terjebak menjual komoditas ilegal.

Hal ini penting di tengah rencana kebijakan kemasan polos tanpa merek (plain packaging) yang belum terbukti memicu lonjakan rokok ilegal.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan data penindakan kasus rokok ilegal hingga April 2026 mencapai 5.451 kasus, naik 23,3% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Volume barang bukti yang disita melonjak 125,8% secara tahunan menjadi 684 juta batang.

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Ali Mahsun mengkhawatirkan aturan penyeragaman kemasan justru mempersulit pengawasan dan identifikasi produk di pasar.

Menurutnya, hilangnya identitas merek dapat membuat pengawasan semakin rumit.

>>> Ramalan Zodiak Cinta: Capricorn hingga Sagitarius, Kesabaran Kunci Harmoni

Ali menambahkan bahwa situasi ini berisiko dimanfaatkan oknum untuk memperluas peredaran rokok tanpa cukai, sekaligus menekan omzet penjualan produk legal yang menjadi penopang pendapatan warung kecil.