Pemerintah Targetkan Himpun Dana Rp36 Triliun Lewat Lelang 9 Seri Surat Utang Negara
Pemerintah bersiap menghimpun dana segar melalui lelang Surat Utang Negara (SUN) dengan target indikatif Rp36 triliun. Lelang akan digelar pada Selasa, 9 Juni 2026.
Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan akan menawarkan sembilan seri SUN dalam denominasi Rupiah. Langkah ini untuk memenuhi sebagian target pembiayaan APBN 2026.
>>> Hari Arafah: Umat Islam Dianjurkan Perbanyak Doa dan Dzikir Tauhid
Berdasarkan pengumuman resmi DJPPR pada Senin, 8 Juni 2026, batas maksimal penyerapan dana mencapai 150% dari target indikatif.
Proses lelang menggunakan sistem Bank Indonesia selaku agen lelang.
Rincian Seri SUN yang Dilelang
Dari sembilan seri, tiga di antaranya adalah Surat Perbendaharaan Negara (SPN) untuk jangka pendek.
Enam seri lainnya merupakan Surat Utang Negara jenis Fixed Rate (FR) dengan tenor menengah hingga panjang.
Seri SPN memiliki masa jatuh tempo 1 hingga 12 bulan.
Tenor terpendek adalah SPN01260711 yang jatuh tempo pada 11 Juli 2026, sedangkan terpanjang SPN12270610 jatuh tempo pada 10 Juni 2027.
Untuk seri FR, tenor terpanjang dipegang FR0105 dengan jatuh tempo 15 Juli 2064 (38 tahun) dan imbal hasil 6,87%.
>>> IHSG Anjlok 3,99% ke 5.371,78 Akibat Tekanan Global dan Domestik
Tenor terpendek adalah FR0109 yang jatuh tempo 15 April 2031 (sekitar 5 tahun) dengan kupon 5,87%.
Kupon tertinggi pada seri FR ditawarkan oleh FR0106 dan FR0107 sebesar 7,12%, masing-masing jatuh tempo pada 15 Agustus 2040 dan 15 Agustus 2045.
Dua seri lainnya adalah FR0108 (jatuh tempo 15 April 2036, imbal hasil 6,50%) dan FR0102 (jatuh tempo 15 Juli 2054, imbal hasil 6,87%).
Ketentuan dan Mekanisme Lelang
Lelang SUN bersifat terbuka dengan metode harga beragam. Nilai nominal per unit Rp1 juta.
Pemenang lelang non-kompetitif membayar sesuai yield rata-rata tertimbang penawaran kompetitif yang menang.
Pemerintah berhak menjual seluruh seri dengan jumlah lebih besar atau lebih kecil dari target indikatif.
Penawaran terbuka bagi investor individu dan institusi melalui Peserta Lelang resmi sesuai PMK No. 168/PMK. 08/2019.
>>> Menkeu Purbaya Jadwalkan Promosi SBN Valas ke China dan Eropa
Sejumlah bank nasional bertindak sebagai dealer utama, antara lain PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., dan PT Bank Permata Tbk. Beberapa perusahaan sekuritas juga menjadi dealer utama.
Update Terbaru
Baca Online Lookism Chapter 617 Bahasa Indonesia Kapan Rilis
Kamis / 23-07-2026, 23:05 WIB
Nonton Film Sihir Tanah Kubur (2026) Ddi Bioskop Bukan LK21: Teror Ilmu Hitam dari Makam Wurung yang Mengguncang
Kamis / 23-07-2026, 20:00 WIB
Nonton Dan Download Film Juminten Edan (2026) di Bioskop Bukan LK21: Siap Mengungkap Teror Trauma Masa Lalu!
Kamis / 23-07-2026, 19:00 WIB
Momen Haru Akad Nikah Nathalie Holscher dan Aripat, Nasihat Menohok Ustaz Syam Soal Nafkah Halal Bikin Terenyuh
Kamis / 23-07-2026, 18:53 WIB
Manga Kusunoki's Flunking Her High School Glow-Up Diadaptasi Jadi Anime TV
Kamis / 23-07-2026, 18:50 WIB
FC Cincinnati Kembali ke MLS, Hadapi Vancouver Whitecaps
Kamis / 23-07-2026, 18:50 WIB
Jadwal dan Bocoran Fitur Free Fire Advance Server OB55
Kamis / 23-07-2026, 18:50 WIB
FF Kipas VIP Proxy 2026: Risiko Banned dan Pencurian Data Akun Free Fire
Kamis / 23-07-2026, 18:50 WIB
400+ Nama ML Keren, Aesthetic, dan Penuh Makna untuk Mobile Legends
Kamis / 23-07-2026, 18:49 WIB
Pemadaman Listrik 2 Hari: Rencana Darurat Saya Terbukti Efektif
Kamis / 23-07-2026, 18:49 WIB
60 Contoh Penggunaan Konjungsi Tujuan dalam Kalimat dan Pengertiannya
Kamis / 23-07-2026, 18:47 WIB
20+ Daftar Kalender Beasiswa Kuliah Gratis di Indonesia yang Bisa Jadi Pilihan
Kamis / 23-07-2026, 18:47 WIB







