Pelemahan Rupiah Tembus Rp 18.000, Industri Manufaktur Tertekan
Nilai tukar rupiah terus melemah dan menembus level Rp 18.000 per dolar Amerika Serikat (AS).
Pada Senin (8/6/2026), kurs rupiah tercatat di posisi Rp 18.163 per dolar AS, level terendah sepanjang sejarah.
>>> Sebabkan Kecelakaan Beruntun, Jorge Martín Dijatuhi Sanksi Berat
Pelemahan ini mempersempit ruang gerak pelaku industri manufaktur. Banyak perusahaan yang sebelumnya mengandalkan kontrak lindung nilai atau hedging kini menghadapi keterbatasan fasilitas tersebut.
Dampak pada Sektor Manufaktur
Ketua Umum Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filamen Indonesia (APSyFI) Redma Gita Wirawasta menjelaskan bahwa kapasitas hedging setiap perusahaan tidak sama.
Hanya industri dengan ekspor yang masih bagus yang bisa mendapatkan persetujuan hedging dari bank.
Sektor industri yang berfokus pada pasar domestik mengalami tekanan lebih berat. Mereka harus membeli bahan baku impor dengan kurs tinggi, sementara pendapatan operasional masih dalam rupiah.
>>> OnePlus Turbo 6X dan Turbo 6X Pro Meluncur 10 Juni
Redma mengalkulasi depresiasi rupiah telah melampaui batas toleransi. Sejak awal tahun, nilai tukar melemah hampir 8 persen.
Depresiasi yang signifikan ini berpotensi mendorong kenaikan harga produk di tingkat konsumen.
Sebelumnya, harga jual sudah naik sekitar 15 persen akibat eskalasi konflik geopolitik global yang memicu lonjakan harga bahan baku.
>>> Kredit Paylater Perbankan Melesat 37,29 Persen per April 2026
Redma menegaskan bahwa penyesuaian harga jual ke depan bukan untuk mengejar keuntungan, melainkan strategi bertahan. "Ini dilakukan hanya untuk bertahan saja," ujarnya.
Update Terbaru
Bidakara Jakarta Gelar Where Hope Begins Rayakan Hari Anak Nasional 2026
Jumat / 24-07-2026, 02:45 WIB
Penulis USA Today Bela Artikel Kontroversial soal Caitlin Clark
Jumat / 24-07-2026, 02:45 WIB
Investigasi Kematian Nolan Wells: Pemilik Kapal Izinkan Polisi Geledah, Seorang Wanita Bantah Bersamanya
Jumat / 24-07-2026, 02:44 WIB
Jennie BLACKPINK Rilis Single Solo Baru 'Less than a Lover' 24 Juli
Jumat / 24-07-2026, 02:37 WIB
HYOLYN Kembali dengan Mini Album Keempat 'OriginaLyn' dan Lagu Utama 'ChecK'
Jumat / 24-07-2026, 02:36 WIB
Ayah dan Anak Bos Pabrik Whip Pink Jadi Tersangka, Ini Alasannya
Jumat / 24-07-2026, 02:35 WIB
BRI Peduli Perkuat Karakter dan Wawasan Siswa di Hari Anak Nasional
Jumat / 24-07-2026, 02:35 WIB
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja, Jaringan Diburu
Jumat / 24-07-2026, 02:35 WIB
Nam Joo Hyuk Resmi Jadi Pemeran Utama Drama Heartbeat Karya Penulis Lovely Runner
Jumat / 24-07-2026, 02:35 WIB
Roy Kim Buka Rekrutmen Anggota Generasi Ketiga Fan Club ROYROSE
Jumat / 24-07-2026, 02:35 WIB
Hani EXID Bicara Kembali Berakting Setelah 3 Tahun Hiatus di Tengah Kontroversi Rumah Sakit Tunangan
Jumat / 24-07-2026, 02:35 WIB
Istana Belum Diskusi Kursi Kosong Wamentan Usai Ditinggal Sudaryono
Jumat / 24-07-2026, 02:33 WIB
X:IN Siapkan Debut Jepang dengan Single Pre-Debut pada 21 Agustus
Jumat / 24-07-2026, 02:33 WIB
Penyanyi Eru Kembali ke Panggung Setelah 4 Tahun Vakum
Jumat / 24-07-2026, 02:32 WIB







