Tim Nasional Iran menghadapi kendala besar menjelang Piala Dunia 2026. Pemerintah Amerika Serikat memberlakukan pembatasan visa yang sangat ketat untuk seluruh anggota skuad.

Informasi mengenai kebijakan ini disampaikan oleh otoritas diplomatik terkait. Aturan tersebut memaksa rombongan tim hanya bisa berada di wilayah AS selama hari pertandingan berlangsung.

>>> Spanyol dan Prancis Jadi Favorit Juara Piala Dunia 2026

Kondisi ini membuat tim asuhan Amir Ghalenoei tidak dapat melakukan aktivitas normal. Mereka tidak bisa menetap atau menggelar pemusatan latihan di negara tuan rumah.

"Kami bisa masuk pada pagi hari dan harus meninggalkan negara itu pada hari yang sama," ujar Abolfazl Pasandideh, Duta Besar Iran untuk Meksiko.

Rencana Latihan di Arizona Batal

Akibat kebijakan ini, rencana awal untuk mengadakan pemusatan latihan di Tucson, Arizona terpaksa dibatalkan total.

>>> Wesley Batal Bela Brasil di Piala Dunia 2026 karena Cedera Otot

Pembatalan tersebut merupakan dampak langsung dari pecahnya konflik regional antara AS, Israel, dan Iran pada akhir Februari lalu.

Sebagai langkah alternatif, skuad Iran saat ini memilih untuk memindahkan markas persiapan mereka ke Meksiko.

Kendati demikian, Iran tetap harus terbang ke AS untuk melakoni tiga pertandingan fase grup.

>>> Roy Keane Minta Harry Kane Kurangi Turun ke Lini Tengah

Dua laga akan digelar di Los Angeles dan satu laga di Seattle. Timnas Iran harus siap dengan jadwal padat akibat pembatasan visa yang ada.