Model yang dipilih mencakup Land Rover Series I tahun 1949 serta Land Rover Series IIA 109 Dormobile Camper keluaran 1961.

>>> Fenomena 'Jensen Huang Effect' Dongkrak Saham Teknologi Global

Meskipun sistem penggeraknya sudah berganti menjadi motor listrik, karakteristik asli mobil penjelajah ini tetap dipertahankan.

Mekanisme penggerak empat roda (4WD) beserta transfer case bawaan pabrik tetap dipertahankan demi menjaga kemampuan off-road.

Unit Land Rover Series I mengemas baterai 48 kWh dengan motor listrik berkekuatan 204 PS.

Sementara varian Dormobile Camper dipasangi baterai 62 kWh dengan motor listrik bertenaga 163 PS.

Kedua mobil ini diklaim memiliki daya jelajah hingga 240 kilometer dalam sekali pengisian daya. Keduanya juga mendukung fitur pengisian daya cepat dengan standar CCS.

Modifikasi khusus diberikan pada unit Dormobile Camper dengan mengganti kompor berbahan bakar gas menjadi kompor induksi.

Perubahan ini membuat aktivitas memasak saat berkemah sepenuhnya bergantung pada pasokan energi listrik mobil.

Trailer Camping dengan Baterai Raksasa

Fasilitas pendukung petualangan Momoa berupa trailer camping Schutt Industries XVENTURE XV-2 juga tidak luput dari modifikasi. Trailer ini kini dilengkapi paket baterai berkapasitas 93 kWh.

Komponen baterai tersebut berfungsi menyuplai energi bagi berbagai peralatan elektronik selama aktivitas di alam bebas.

Pasokan daya dari trailer ini diklaim mampu menyokong perlengkapan kemah hingga satu bulan sekaligus bertindak sebagai stasiun pengisian daya berjalan.

Proyek ini memperpanjang daftar kendaraan antik Momoa yang beralih ke teknologi elektrifikasi.

>>> Faiq Bolkiah, Pesepakbola Tak Terkenal yang Kekayaannya Lampaui Ronaldo

Sebelumnya, pria berusia 46 tahun itu sudah mengubah Rolls-Royce Phantom II lansiran 1929 menjadi mobil listrik serta memiliki unit Bentley Blower mini bertenaga baterai.