Dengan demikian, Bank mencatat Gross Operating Income/GOI sebesar Rp9,55 triliun, naik 3,1% YoY.

Beban overhead terkendali dengan peningkatan hanya sebesar 2,4% dibandingkan 8,5% tahun sebelumnya. Hal ini tercapai berkat upaya berkelanjutan dalam mengoptimalkan biaya operasional Bank.

Rasio efisiensi operasional (BOPO) tercatat sebesar 86,3%.

Sementara itu, Laba Operasional Sebelum Provisi (PPOP) tumbuh 4,8% YoY menjadi Rp3,10 triliun.

Beban pencadangan turun 28,7% dibandingkan tahun sebelumnya, sehubungan dengan pengelolaan kredit yang prudent serta impairment charges yang lebih rendah pada tahun 2025.

Sepanjang 2025, perseroan mengimplementasikan strategi transformasi tiga tahun M25+ Bank, yang berfokus pada penguatan fundamental bisnis, peningkatan kapabilitas organisasi, serta pencapaian pertumbuhan yang berkelanjutan.

>>> Saham BBRI Melemah 2,49 Persen, Mandiri Sekuritas Tetap Rekomendasikan Buy

Melalui lima pilar bisnis yang dijalankan secara terintegrasi, strategi M25+ telah memperkuat struktur operasional dan model bisnis Bank, serta membangun landasan yang lebih solid untuk menjaga ketahanan dan mendukung penciptaan nilai jangka panjang.