Seorang wanita berusia 65 tahun asal Wonosobo, Mbah Painah, membuktikan bahwa niat kuat dan kerja keras bisa mengantarkan seseorang ke Tanah Suci.

Ia berhasil menunaikan ibadah haji dari hasil usahanya sendiri.

>>> Timnas Italia Tekuk Yunani 1-0, Esposito Cetak Gol Tunggal

Setiap hari, Mbah Painah memulai aktivitasnya pada pukul setengah dua malam.

Ia membawa hasil tani ke pasar pagi, lalu setelah Subuh memanggul tumpukan daun pisang untuk dikirim ke pelanggan.

Rutinitas itu menuntut fisik prima karena ia harus berjalan kaki melewati lima desa. Daun pisangnya menjadi langganan warung pecel, pedagang bubur, katering, dan warga yang menggelar hajatan.

Kebiasaan berjalan jauh membuat persiapan fisiknya untuk haji terasa mudah. Saat keluarga menyarankan latihan jalan kaki, ia bercanda, "Saya sudah cukup jalan-jalannya jualan."

Menabung 18 Tahun untuk Haji

Selama 18 tahun, Mbah Painah menyisihkan uang dari hasil jualan melalui tabungan PKK dan arisan kampung. "Kalau ada sisa ya saya kumpulkan," katanya.

Ia tidak menerapkan strategi investasi rumit. Kesuksesannya murni dari disiplin menabung nominal kecil, sekitar Rp200 ribu setiap kali.

>>> Málaga Kalahkan UD Las Palmas 1-0 Berkat Gol Tunggal Larrubia

Niat awal mendaftar haji datang dari suaminya. Mbah Painah sempat menolak, tetapi suami bersikeras agar mereka berangkat bersama.

Namun, suaminya tidak lolos pemeriksaan kesehatan karena penyakit jantung. Porsi keberangkatan pun dilimpahkan kepada anak mereka.

Di Makkah, Mbah Painah menjalani seluruh rangkaian ibadah dengan berjalan kaki tanpa bantuan. Saat ditanya petugas apakah lelah, ia menjawab singkat, "Tidak."

Saat pertama melihat Ka'bah, ia berkomentar polos, "Senang, biasa-biasa saja." Namun di depan Ka'bah dan Arafah, ia berdoa untuk anak, cucu, dan keluarga.

Setelah pulang, ia berencana langsung kembali berjualan daun pisang. Ia berharap menjadi kaya dan sehat setelah menyandang gelar hajjah.

>>> Maroko Ditahan Imbang Norwegia 1-1 dalam Laga Uji Coba

Mbah Painah masih menyimpan satu cita-cita: ingin umrah bersama suami. "Saya ingin umrah bersama suami," katanya dengan mata berbinar.