Laga persahabatan antara Denmark dan Ukraina pada Minggu malam harus dihentikan setelah gelandang Denmark Christian Eriksen tiba-tiba pingsan di lapangan.

Pemain berusia 34 tahun itu langsung mendapatkan perawatan medis darurat. Ia kemudian sadar kembali dan mampu berjalan sendiri sebelum dilarikan ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

>>> Kroasia Uji Coba Lawan Slovenia di Varazdin Jelang Piala Dunia 2026

Saat insiden terjadi, Denmark unggul 2-1 atas Ukraina. Pertandingan kemudian dibatalkan atas keputusan bersama penyelenggara dan kru wasit.

Peristiwa ini mengingatkan pada momen ketika Eriksen kolaps di laga pembuka Euro 2021 melawan Finlandia.

Saat itu, ia harus menggunakan alat pacu jantung yang berfungsi baik pada insiden kali ini.

Respons Tim Medis dan Pemain

Kapten Denmark Pierre-Emile Hojbjerg mengapresiasi penanganan krisis yang cepat dan profesional.

Ia menyebut tim medis mengendalikan situasi dengan baik, serta para pemain dan suporter menunjukkan rasa hormat yang besar.

"Yang terpenting adalah Christian baik-baik saja, begitu juga keluarganya. Kami masuk ke ruang ganti dan berbicara sebentar.

Kini kami mencoba menenangkan diri dan saling bertukar pikiran," ujar Hojbjerg kepada TV 2 Denmark.

>>> Timnas Ekuador Matangkan Strategi Jelang Piala Dunia 2026

Hojbjerg mengaku sangat terkejut dengan insiden tersebut. Ia juga mengungkapkan keinginannya untuk segera bertemu dengan anak dan keluarganya setelah melewati momen menegangkan itu.

Pelatih Denmark Brian Riemer menyatakan akan segera menjenguk Eriksen di rumah sakit.

Keduanya memiliki hubungan dekat sejak bekerja sama di klub Brentford, tempat Eriksen bangkit kembali setelah insiden tahun 2021.

"Ada beberapa pemain yang Anda lebih dekat, dan dia adalah salah satunya. Saya sangat ingin melihatnya dan berbicara dengannya.

Ini sangat membekas di hati saya," kata Riemer.

Pertandingan ini dipastikan batal total demi mengutamakan keselamatan atlet. Denmark saat ini menempati peringkat 20 FIFA, sementara Ukraina berada di posisi 32.

>>> Timnas Maroko Jaga Rekor Unbeaten Jelang Kontra Norwegia

Kedua tim sebelumnya dipastikan tidak lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.