Mekanik Red Bull harus melakukan perbaikan besar sebelum FP2. Hadjar kemudian membangun kembali kepercayaan diri secara bertahap tanpa mengambil risiko besar.

Di kualifikasi, Hadjar mengamankan posisi start kelima meskipun merasa performa Q3 menurun dibanding Q2. Ia menargetkan bisa bersaing dengan para pembalap Mercedes.

Hadjar menilai kehilangan waktu lintasan akibat kecelakaan FP1 berdampak pada performa kualifikasinya. Namun ia berhasil melakukan damage limitation di FP3.

Sebelum balapan, Hadjar optimistis bisa memperbaiki posisi dari urutan kelima dengan memanfaatkan situasi di tikungan pertama.

Secara keseluruhan, GP Monako menyisakan kekecewaan bagi beberapa tim besar.

>>> Empat Tim Bersaing di Playoff La Liga Hypermotion untuk Tiket Promosi

Lando Norris gagal mencetak poin karena masalah daya mesin, sementara Carlos Sainz juga gagal finis setelah dua insiden pasca-restart.