Mantan petenis nomor satu dunia Andy Roddick memberikan pembelaan keras terhadap keputusan Matteo Arnaldi yang memilih mundur dari babak semifinal turnamen Grand Slam Roland-Garros 2026.

Arnaldi mengundurkan diri beberapa menit sebelum laga sesama petenis Italia melawan Flavio Cobolli akibat serangan virus flu.

>>> Aplikasi Penghasil Saldo DANA Banyak Digunakan untuk Tambahan Penghasilan

Keputusan itu memicu reaksi negatif dan kekecewaan dari sejumlah penonton di media sosial.

Sebagian netizen mempertanyakan keputusan tersebut dan menilai Arnaldi seharusnya tetap mencoba bertanding meskipun kondisinya tidak fit.

Menanggapi kritik publik, Roddick melalui acaranya 'Quick Served' menegaskan realitas fisik yang dihadapi atlet di level tertinggi.

"Orang bertanya-tanya: 'Apakah ini benar-benar virus? Tidak bisakah dia mencoba bermain?'

>>> Playoff La Liga Hypermotion: Empat Tim Berebut Satu Tiket Promosi, Mental Jadi Kunci

Tapi harus dipikirkan semua waktu yang dia habiskan di lapangan minggu ini. Saat tubuh lelah dan stres ekstrem, Anda paling rentan terhadap virus dan penyakit.

Tidak bisa memaksa tubuh melakukan sesuatu yang tidak mampu," kata Roddick.

Arnaldi terpaksa mengambil keputusan sulit ini karena kondisi fisiknya sama sekali tidak memungkinkan untuk melanjutkan pertandingan di Prancis Terbuka.

>>> Anthony Gordon Ungkap Wejangan Marcus Rashford soal Barcelona

Meski berakhir mengecewakan di semifinal, perjalanan Matteo Arnaldi di Roland-Garros 2026 tetap tercatat sebagai salah satu kisah besar yang menarik perhatian.