Persaingan menuju La Liga musim 2026/2027 memasuki babak penentu. Empat tim tersisa harus melewati playoff La Liga Hypermotion untuk merebut satu tiket promosi.

Keempat klub yang bersaing adalah CD Castellon, UD Las Palmas, UD Almeria, dan Malaga CF. Mereka kini berada di fase yang menguji ketahanan skuad secara menyeluruh.

>>> Anthony Gordon Ungkap Wejangan Marcus Rashford soal Barcelona

Format playoff menghadirkan tekanan yang jauh lebih berat dibanding kompetisi reguler. Kesalahan sekecil apa pun bisa langsung menghancurkan impian promosi.

Kesiapan mental menjadi faktor krusial, selain strategi taktis dan kemampuan fisik. Para pemain dari tim kontestan berbagi cara mereka mengelola tekanan besar ini.

Castellon Andalkan Pengalaman dan Pemimpin Tim

Gelandang CD Castellon, Adam Jakobsen, mengakui atmosfer playoff sangat berbeda. Namun, ia menegaskan skuadnya tetap berusaha menjaga ketenangan.

"Ya, tentu saja pertandingan seperti ini berbeda. Situasinya tidak sama seperti di kompetisi liga.

Namun saya pikir kami cukup tenang dalam menghadapi hal tersebut," kata Jakobsen.

Pemain asal Denmark itu menilai pengalaman karier profesional seluruh anggota tim menjadi fondasi penting. "Kami memahami bahwa meskipun ini pertandingan spesial, pada akhirnya ini tetaplah sepak bola," lanjutnya.

Jakobsen juga menyoroti peran kapten tim dalam menjaga stabilitas emosional. "Saya pikir terutama para kapten kami, yaitu Alberto, Salva, dan Diego Bari, memiliki peran sangat penting.

Mereka sangat baik dalam menenangkan seluruh tim," ujarnya.

Las Palmas Targetkan Kembali ke Kasta Tertinggi

Penyerang UD Las Palmas, Jese Rodriguez, menyatakan promosi memiliki arti mendalam. Klub asal Kepulauan Canary ini berambisi bangkit setelah terdegradasi musim lalu.

>>> Ikappi Soroti Lonjakan Harga Bawang Merah di Pasar Tradisional