Lion Parcel resmi meluncurkan Minipack, layanan pengiriman baru yang dikhususkan untuk paket ringan dengan berat maksimal 300 gram.

Layanan ini menawarkan tarif lebih hemat karena tidak mengikuti sistem pembulatan berat satu kilogram seperti layanan konvensional.

>>> Kemenhag Siapkan Akomodasi Khusus Jamaah Haji Lansia di Madinah

Inovasi ini dihadirkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha yang sering mengirim produk kecil seperti dokumen, aksesori, atau kosmetik.

Chief Retail Officer Lion Parcel Febri Andika mengatakan bahwa layanan ini didasarkan pada tingginya permintaan pengiriman paket ringan yang efisien seiring pertumbuhan belanja online.

Pelanggan dapat mengakses Minipack melalui aplikasi resmi Lion Parcel atau jaringan agen yang telah mencapai lebih dari 7.000 titik di seluruh Indonesia.

Kemudahan akses juga didukung metode pembayaran Cash on Delivery (COD) dan COD Ongkir dengan program khusus bagi pengguna.

>>> Laba Industri P2P Lending Melonjak 71,43% Jadi Rp 960 Miliar per April 2026

Operasional layanan ini ditopang infrastruktur distribusi Lion Parcel yang menjangkau 99 persen wilayah domestik dan akses ke lebih dari 350 penerbangan Lion Group.

Chief Marketing Officer Lion Parcel Kenny Kwanto menjelaskan bahwa perusahaan memahami keluhan pelanggan tentang biaya akibat pembulatan tarif.

"Kami sering mendengar pelanggan harus membayar tarif 1 kilogram untuk paket yang sangat ringan, bahkan sebagian menyebutnya 'bayar angin'," ujar Kenny.

>>> Kementerian Haji dan Umrah Kawal Penanganan Bagasi Jemaah yang Tertunda

Dengan Minipack, Lion Parcel berharap memberikan solusi pengiriman ekonomis tanpa mengorbankan kualitas, karena Service Level Agreement (SLA) pengiriman setara dengan layanan reguler.