Banyak orang mengalami kecemasan dan kegelisahan saat akhir pekan menjelang hari Senin. Fenomena ini dikenal sebagai Sunday scaries atau Sunday blues.

Psikolog klinis Carla Marie Manly, PhD, mengatakan bayangan aktivitas seminggu ke depan bisa memicu emosi negatif. Kondisi ini melibatkan kecemasan, rasa takut, dan lekas marah.

>>> AS Alihkan Aset Iran ke Negara Teluk untuk Biaya Perbaikan Serangan Drone

Intensitas perasaan tersebut bisa melandai atau menguat tergantung kondisi mental awal. Manly menyarankan untuk tidak menilai atau menyingkirkan perasaan itu, biarkan hadir beberapa menit.

Psikolog berlisensi Peggy Loo, PhD, membedakan kecemasan dan kesedihan di akhir pekan.

Kecemasan hari Minggu berpusat pada masa depan dan bersifat antisipatif, sedangkan kesedihan memandang akhir pekan sebagai sesuatu yang sudah berlalu.

Menurut Loo, kecemasan diperparah oleh proyeksi skenario terburuk tentang ketegangan pekan berikutnya.

>>> FEIHE dan MAKUKU Luncurkan Susu Formula Super Premium AceKid Berbahan Susu Segar

Psikiater Laura Erickson-Schroth, MD, menambahkan bahwa transisi dari waktu pribadi ke waktu kerja membutuhkan persiapan ruang pikiran.

Bagi yang memiliki kecemasan sosial, hari sebelum kembali berinteraksi dapat memicu kecemasan. Erickson-Schroth menyarankan mengidentifikasi akar penyebab kecemasan untuk mengatur ulang tanggung jawab.

Terapis Amira Johnson, LMSW, mengatakan frekuensi kecemasan bervariasi pada setiap orang. Ia merekomendasikan menyelesaikan tugas lebih awal agar hari Minggu bisa digunakan untuk relaksasi dan refleksi hal positif.

>>> Pedro Acosta Gagal Pertahankan Posisi Terdepan di MotoGP Hungaria 2026

Dengan begitu, hari Minggu menjadi waktu yang dinantikan, bukan ditakuti. Johnson menekankan pentingnya merenungkan hal baik yang terjadi pada akhir pekan daripada langsung memikirkan hari Senin.