Tim bulu tangkis Indonesia dipastikan gagal mengamankan satu pun podium tertinggi dalam turnamen Polytron Indonesia Open 2026.

Dua wakil tuan rumah yang berhasil menembus babak final harus mengakui keunggulan lawan-lawannya di partai puncak.

>>> Prabowo Subianto Berbagi Cerita Perundungan di Tabanan Bali

Pasangan ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin sempat membuka harapan bagi publik tuan rumah.

Mereka berhasil mengamankan gim pertama saat bersua wakil Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, dengan keunggulan 21-13.

Memasuki set kedua, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin sebenarnya sempat mendominasi permainan hingga memimpin jauh dengan skor 14-8.

Namun, pasangan muda Malaysia tersebut perlahan bangkit mengejar ketertinggalan, membalikkan keadaan, dan merebut set kedua 18-21.

Goh Sze Fei/Nur Izzuddin yang telah menemukan ritme permainan tampil semakin percaya diri pada set penentuan.

>>> Marc Marquez Menang MotoGP Hungaria 2026 Usai Insiden Beruntun

Mereka menyudahi perlawanan Raymond/Joaquin dengan skor meyakinkan 21-10 untuk mengunci gelar juara ganda putra Polytron Indonesia Open 2026.

Sebelum laga ganda putra, tunggal putra andalan Indonesia Jonatan Christie juga memetik hasil negatif.

Jonatan harus mengakui keunggulan pemain asal Kanada, Viktor Lai, melalui kekalahan dua set langsung dengan skor akhir 19-21 dan 8-21.

Hasil buruk di turnamen Polytron Indonesia Open 2026 ini sekaligus memperpanjang catatan puasa gelar bagi tim merah putih.

>>> Marc Marquez Juara MotoGP Hungaria 2026, Cetak Sejarah 100 Kemenangan

Indonesia terakhir kali meraih gelar juara pada turnamen Indonesia Open edisi tahun 2021 melalui performa ganda putra Marcus Gideon/Kevin Sanjaya.