Alwi Farhan memutuskan untuk mengalihkan fokus ke Kejuaraan Dunia 2026 setelah langkahnya terhenti di babak pertama China Open 2026.

Pertandingan yang berlangsung di Changzhou, China, pada Rabu (22/7) itu berakhir dengan kekalahan Alwi dari wakil India, Ayush Shetty, melalui tiga gim dengan skor 17-21, 21-5, 17-21.

>>> Surya Paloh Dorong Regenerasi di NasDem, Beri Kesempatan ke Anak Muda

"Setelah ini saya akan langsung alihkan fokus ke depan untuk Kejuaraan Dunia," kata Alwi dalam keterangan resmi PBSI usai laga.

Pelajaran dari Kekalahan

Alwi mengaku kekalahan ini menjadi pelajaran berharga, terutama dalam menghadapi turnamen beruntun.

"Pelajaran lagi hari ini bagaimana ketika di turnamen pertama sudah all out dan habis-habisan, persiapan back to back turnamennya atau minggu keduanya harus bisa lebih baik lagi.

Dari fisiknya, mentalnya, pikirannya harus cepat balik, cepat reset," ujarnya.

Dalam pertandingan tersebut, Alwi sempat bangkit setelah kehilangan gim pertama dengan merebut gim kedua secara dominan 21-5.

>>> Purbaya Ungkap Alasan Sering Sidak Perusahaan Swasta

Namun, momentum itu tidak bertahan di gim penentuan. Alwi mengakui rencana permainan yang disiapkan setelah interval tidak berjalan sesuai harapan.

"Di gim ketiga setelah interval saya sebenarnya punya keuntungan dan sudah disiapkan akan bermain seperti apa tapi memang tidak sesuai yang diinginkan," kata Alwi.

Selain masalah pemulihan, kondisi lapangan yang berangin juga disebut Alwi sebagai faktor yang menyulitkan penerapan pola permainan.

Ia juga menilai Ayush menunjukkan perubahan signifikan dalam permainan depan dan variasi pukulan yang membuatnya tidak nyaman.

"Kondisi lapangan di sini memang sangat berangin jadi agak tricky untuk menerapkan pola permainan.

>>> Harga Resmi Galaxy Z Fold 8 di AS: Mulai dari $1.899

Ayush berubah sangat banyak dari permainan depannya, variasinya beberapa kali membuat saya tidak merasa nyaman," ujar Alwi.