Reksadana pasar uang menjadi safe haven karena rupiah masih tertekan dan suku bunga acuan domestik tinggi, dengan return bervariasi 5%-6% per tahun.

Koreksi IHSG sebesar 35% menciptakan valuasi murah pada sektor perbankan. Ratih merekomendasikan akumulasi bertahap dengan fokus pada dividend yield, seperti BMRI dengan perkiraan dividend yield 12,4%.

BMRI saat ini diperdagangkan pada 1,2 kali PBV, level terendah dalam 20 tahun terakhir, namun investor perlu mencermati tambahan risk premium terkait ketidakpastian fiskal dan moneter.

Di tengah pasar bearish, pengelolaan porsi kas dan perlindungan nilai aset tunai penting.

>>> Manajer Investasi Perkuat Portofolio Hadapi Tekanan Pasar Keuangan

Alternatif yang dapat dipertimbangkan adalah Dompet USD di Ajaib dengan imbal hasil hingga 3,62% per tahun dan likuiditas harian.