Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya
Harga emas batangan produksi PT Antam Tbk (ANTM) mengalami penurunan tajam sepanjang pekan ketiga Juni 2026.
Berdasarkan data pergerakan pasar periode 15 hingga 20 Juni 2026, harga emas Antam terkoreksi signifikan sebesar Rp43.000 per gram menjadi Rp2.668.000 per gram.
>>> Harga Emas Antam Anjlok Rp 43.000 per Gram pada 20 Juni 2026
Padahal, pada awal pekan harga sempat menunjukkan tren positif.
Senin (15/6) harga naik Rp18.000 ke Rp2.729.000 per gram, bertahan hingga Selasa, lalu naik tipis Rp4.000 pada Rabu (17/6) menjadi Rp2.733.000 per gram.
Namun, tren berbalik drastis pada paruh kedua pekan.
Kamis (18/6) harga ambrol Rp30.000 ke Rp2.703.000 per gram, Jumat (19/6) kembali turun Rp30.000 ke Rp2.673.000 per gram, dan Sabtu (20/6) turun lagi Rp5.000.
Harga beli kembali (buyback) oleh Antam juga turun Rp7.000 menjadi Rp2.401.000 per gram pada akhir pekan.
Sesuai PMK No 34/PMK.
10/2017, transaksi buyback di atas Rp10 juta dikenakan potongan PPh 22 sebesar 1,5 persen bagi pemilik NPWP dan 3 persen bagi non-NPWP.
Sentimen Kebijakan Moneter The Fed dan Analis
Koreksi tajam ini dipicu oleh gejolak pasar keuangan global.
>>> KPK-Pemprov Jakarta Resmikan Halte Setiabudi Integritas
Pendiri sekaligus CEO Merk Investments, Axel Merk, menilai tekanan jangka pendek terhadap emas berasal dari sikap agresif (hawkish) Ketua Federal Reserve yang baru, Kevin Warsh.
Dalam pidato perdananya, Warsh menegaskan komitmen memerangi inflasi, yang diartikan pasar sebagai sinyal kenaikan suku bunga lanjutan.
Meskipun kebijakan ketat The Fed meningkatkan biaya peluang memegang emas, Merk berpendapat langkah ini dapat mengurangi volatilitas pasar jangka panjang.
Pengurangan ketergantungan pada forward guidance dinilai membuat pergerakan pasar lebih rasional.
Fokus investor diproyeksikan bergeser ke masalah struktural ekonomi AS, seperti defisit anggaran dan utang pemerintah yang tidak berkelanjutan.
Faktor ini diyakini menjaga fungsi emas sebagai safe haven.
Selain itu, de-eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang melibatkan Iran turut menekan harga emas global. Meredanya konflik menurunkan harga minyak mentah dan ekspektasi inflasi global.
>>> Rekomendasi Sunscreen Tahan Air agar Tidak Luntur Saat Berkeringat
Namun, korelasi antara komoditas energi dan logam mulia diperkirakan akan kembali normal seiring waktu.
Update Terbaru
Prosedur Estetika Non-Bedah Kian Diminati Secara Global
Minggu / 21-06-2026, 09:44 WIB
4 Rekomendasi Pompa Air untuk Sumur Kedalaman 20 Meter
Minggu / 21-06-2026, 09:44 WIB
Tren Perawatan Non-Bedah Meningkat, Ini Manfaat dan Risikonya
Minggu / 21-06-2026, 09:40 WIB
4 Pompa Air untuk Sumur Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Stabil
Minggu / 21-06-2026, 09:40 WIB
Netmarble Rilis Game of Thrones Kingsroad Versi Mobile di Server SEA
Minggu / 21-06-2026, 09:40 WIB
Harga Emas Antam 21 Juni 2026 Stagnan di Level Rp2.668.000
Minggu / 21-06-2026, 09:40 WIB
Toyota Rush Kokoh di Papan Atas Penjualan Mobil Selama Empat Tahun
Minggu / 21-06-2026, 09:37 WIB
CORTIS Coba Istilah Viral Indonesia, dari 'Izin' sampai 'Jujur Janggal'
Minggu / 21-06-2026, 09:37 WIB
Kemdiktisaintek Buka Beasiswa Doktor untuk Dosen Indonesia 2026
Minggu / 21-06-2026, 09:37 WIB
Virgoun Rilis Lagu Saat Kau Telah Mengerti sebagai Soundtrack Film
Minggu / 21-06-2026, 09:36 WIB
Transmart Full Day Sale 21 Juni 2026: Diskon Jumbo Samsung LED TV hingga Rp 1,8 Juta
Minggu / 21-06-2026, 09:36 WIB
Garena Rilis Sembilan Kode Redeem Free Fire Edisi Mei 2026
Minggu / 21-06-2026, 09:36 WIB
Caltech Bangun Teleskop Radio Paling Sensitif dan Tercepat di Dunia
Minggu / 21-06-2026, 09:36 WIB
Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
Minggu / 21-06-2026, 09:31 WIB






