Selain menjalani profesi sebagai dokter gigi, Rosa juga terlibat dalam berbagai kegiatan organisasi. Ia pernah memimpin Muslim Women Association (MWA) serta ASEAN Women Circle (AWC).

Kepeduliannya terhadap isu perempuan mendorongnya mendirikan Women For The World Foundation. Yayasan tersebut berfokus pada pemberdayaan perempuan melalui program di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan teknologi.

Menjalani Peran di Dunia Film

Ketertarikan Rosa terhadap industri perfilman bermula ketika mendapat tawaran investasi pada proyek film pada akhir 2016. Seiring waktu, ia tertarik untuk terlibat lebih jauh dalam proses produksi.

Ia tercatat menjadi executive producer dalam sejumlah film, antara lain Stay With Me pada 2016, Iqro pada 2017, serta Bukaan 8 pada 2017.

Setelah itu, Rosa mengambil peran lebih besar sebagai produser film Guru Ngaji. Film tersebut menjadi proyek pertama yang ditanganinya secara penuh dari tahap awal hingga penyelesaian produksi.

“Guru Ngaji adalah film pertama saya full sebagai produser, yang mengurus dari awal sampai akhir. Ternyata pekerjaan ini begitu menyenangkan. Ada team work, ada up and down dan ketemu orang-orang baru,” kata Rosa.

Keluarga Tetap Menjadi Prioritas

Meski menjalani berbagai aktivitas profesional, Rosa menempatkan keluarga sebagai hal utama dalam kehidupannya.

Ia mengatur jadwal pekerjaan setelah anak-anak berangkat sekolah dan suaminya memulai aktivitas. Rosa juga berusaha berada di rumah pada waktu Maghrib untuk menjalankan kebersamaan keluarga.

“The first thing is family. Saya bekerja setelah anak berangkat sekolah dan suami berangkat bekerja. Saya juga janji ke suami setiap jam 18.00 selalu ada di rumah untuk Maghrib berjamaah,” ujarnya.

Menurut Rosa, peran ibu memiliki posisi penting dalam pendidikan anak. Ia pernah mengungkapkan bahwa anak-anaknya lebih nyaman belajar bersama dirinya, terutama untuk mata pelajaran sains dan matematika.