Pemerintah Matangkan Proyek PLTS 100 GW untuk Transisi Energi
Menurut Tata, pemerintah harus fokus menyediakan kebijakan suportif dan insentif demi menciptakan model bisnis yang jelas bagi sektor swasta dan masyarakat.
"Dengan keterbatasan fiskal, peran masyarakat dan sektor swasta menjadi kunci," tegasnya.
Direktur Riset dan Inovasi Institute for Essential Services Reform (IESR) Raditya Wiranegara menekankan bahwa proyek ini harus mampu menumbuhkan industri manufaktur surya domestik.
Pertumbuhan manufaktur lokal selama ini terhambat oleh rendahnya serapan pasar dalam negeri.
"Saat ini, tantangan utama manufaktur adalah rendahnya serapan pasar domestik yang membuat kapasitas yang ada belum terpakai secara optimal.
Selain memastikan permintaan akan secara konsisten terus ada, hal yang tidak kalah penting adalah membangun kapasitas manufaktur komponen-komponen PLTS secara domestik," kata Raditya.
Raditya menambahkan, pengembangan industri lokal membutuhkan dukungan insentif seperti tax holiday, pembebasan cukai impor komponen, serta kebijakan transfer teknologi dari perusahaan asing.
Peluang ini turut direspons oleh PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) melalui perusahaan patungannya, PT Trina Mas Agra Indonesia (TMAI), yang memproduksi sel dan modul surya terintegrasi di KEK Kendal, Jawa Tengah.
Fasilitas tersebut kini memiliki kapasitas produksi masing-masing 1 GW per tahun dengan tingkat TKDN mencapai 60%.
Wakil Presiden Direktur DSSA dan TMAI Lokita Prasetya berharap target ini dapat memperkuat nilai strategis investasi hulu ke hilir serta mengoptimalkan regulasi TKDN agar ekosistem manufaktur nasional semakin berdaya saing.
"Kami memandang target program PLTS 100 GW ini sebagai peluang strategis sekaligus momentum krusial yang selaras dengan komitmen jangka panjang dalam mendukung peta jalan dekarbonisasi serta transisi energi di Indonesia.
>>> Bakmi Chili Oil by Om Dru dan Nasi Telur Keluarga 88: Kuliner Murah di Blok M Hub
Sebagai bagian dari ekosistem industri ini, kami siap berpartisipasi aktif dan berkontribusi positif dalam agenda tersebut," tandas Lokita.
Update Terbaru
Setelah Nano Machine Chapter 318, Spoiler Chapter 319 Mulai Dicari
Rabu / 22-07-2026, 23:40 WIB
Uji Akurasi 3 Pelacak Kebugaran: Fitbit, Pixel Watch, dan Whoop
Rabu / 22-07-2026, 23:11 WIB
Samsung Galaxy Z Fold 8 Gratis di AT&T dengan Tukar Tambah Ponsel Tertentu
Rabu / 22-07-2026, 23:11 WIB
Indonesia Targetkan 151.554 Hektare Lahan Kelapa untuk Hilirisasi 2026
Rabu / 22-07-2026, 23:11 WIB
Merek China Dinginkan Asia Tenggara dengan Solusi Lokal
Rabu / 22-07-2026, 23:11 WIB
Vozinha dan Haaland Raih Jutaan Followers Baru Selama Piala Dunia 2026
Rabu / 22-07-2026, 23:11 WIB
Kemenkes Apresiasi CNN Wellnest Festival, Dorong Kesadaran Hidup Sehat
Rabu / 22-07-2026, 23:10 WIB
Hasil China Open 2026: Tampil Buruk di Set 2, Jonatan Lolos 16 Besar
Rabu / 22-07-2026, 23:10 WIB
Purbaya Pastikan Pemerintah Kembali Beri Insentif Motor Listrik Rp5 Juta per Unit
Rabu / 22-07-2026, 23:10 WIB
Firefox 153 Akhirnya Hadirkan Dukungan HDR di Windows
Rabu / 22-07-2026, 23:08 WIB
Gugatan Cher Ditolak, Mary Bono Tak Wajib Bayar Biaya Hukum Rp16 Miliar
Rabu / 22-07-2026, 23:08 WIB
Sahabat Nolan Wells: Dia Tampak Baik-Baik Saja di Horn Island
Rabu / 22-07-2026, 23:07 WIB
Pengemudi Kabur dari Polisi, Loncat dari Jembatan ke Danau
Rabu / 22-07-2026, 23:07 WIB
Krisis Air Bersih Ganggu Layanan Puskesmas Panongan Tangerang
Rabu / 22-07-2026, 23:07 WIB







