Mastel Ungkap Empat Lapis Hambatan Adopsi 5G untuk Industri di Indonesia
Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) mengungkapkan sejumlah faktor yang masih menghambat adopsi 5G untuk kebutuhan industri dan enterprise di Indonesia.
Ketua Industri AI, IoT, dan Big Data Mastel, Teguh Prasetya, mengatakan kendala implementasi 5G enterprise dapat dikelompokkan ke dalam empat lapis tantangan yang bersifat hierarkis.
>>> Kebiasaan Menatap Layar HP Terlalu Dekat Picu Gangguan Kesehatan Mata
Spektrum dan Infrastruktur Fisik
Lapis pertama adalah spektrum dan infrastruktur fisik.
Menurut Teguh, keterbatasan spektrum mid-band 3,5 GHz menjadi tantangan utama karena pita frekuensi tersebut masih digunakan untuk layanan satelit C-band hingga 2034.
Hanya 360 MHz mid-band yang telah dialokasikan untuk mobile use, kurang dari separuh rerata APAC yang mencapai 850 MHz.
Kondisi tersebut membuat operator menggelar layanan 5G menggunakan spektrum eksisting 1.800 MHz, 2.100 MHz, dan 2.300 MHz yang dibagi dengan layanan 4G melalui skema Dynamic Spectrum Sharing (DSS).
Akibatnya, performa 5G di Indonesia belum dapat menyamai negara-negara yang telah memiliki alokasi C-band tersendiri.
Selain itu, alokasi spektrum yang tersedia juga belum kontinu. Operator membutuhkan sekitar 100 MHz spektrum kontinu untuk memaksimalkan kapasitas teknologi 5G New Radio (5G NR).
Teguh menyebut throughput 5G di Indonesia hanya mencapai sekitar 1,5 hingga 3 kali throughput 4G, jauh di bawah Malaysia yang mencapai 6,3 kali dan Korea Selatan yang melampaui 10 kali.
Tantangan lain datang dari kebutuhan pembangunan infrastruktur. Jaringan 5G membutuhkan kerapatan BTS sekitar tiga kali lebih tinggi dibandingkan jaringan 4G.
Estimasi biaya pembangunan satu situs 5G berkisar antara US$50.000 hingga US$500.000 atau sekitar Rp900 juta hingga Rp9 miliar, bergantung pada lokasi, biaya sewa lahan, dan ketersediaan fiber backhaul.
Update Terbaru
Cara Cek PIP Juni 2026 Secara Online dan Mekanisme Pencairan
Minggu / 07-06-2026, 13:36 WIB
IHSG Anjlok 4,20 Persen Akibat Sentimen Negatif Domestik
Minggu / 07-06-2026, 13:36 WIB
Australia Barat Tawarkan Wisata Kuliner Autentik Berbasis Bahan Lokal
Minggu / 07-06-2026, 13:33 WIB
Viral Pengantin Tagih Amplop Pernikahan Setelah Setahun Menikah
Minggu / 07-06-2026, 13:33 WIB
Pendapatan Premi Asuransi Jiwa Kuartal I 2026 Capai Rp 47,27 Triliun
Minggu / 07-06-2026, 13:33 WIB
Como 1907 Batalkan Transfer Chiesa dan Cambiaso karena Harga Terlalu Tinggi
Minggu / 07-06-2026, 13:32 WIB
Daftar Harga Motor Listrik Juni 2026: Alva dan United Turun Drastis, Polytron Naik
Minggu / 07-06-2026, 13:28 WIB
Portugal Siagakan Ratusan Polisi Tambahan di Bandara Jelang Libur Musim Panas
Minggu / 07-06-2026, 13:28 WIB
Harga Motor Listrik Juni 2026: United TX-3000 Diskon Rp 27 Juta, Polytron Naik
Minggu / 07-06-2026, 13:24 WIB
PT Harum Energy Tbk Alokasikan Belanja Modal US$310 Juta untuk Ekspansi Nikel
Minggu / 07-06-2026, 13:23 WIB
Manajer Investasi Perkuat Strategi Defensif Hadapi Tekanan Pasar Keuangan
Minggu / 07-06-2026, 13:20 WIB
Jadwal Piala AFF U19 2026: Timnas Indonesia vs Vietnam Perebutkan Juara Grup
Minggu / 07-06-2026, 13:16 WIB
Dinas Pendidikan Sumut Segera Buka SPMB SMA/SMK Jalur Prestasi
Minggu / 07-06-2026, 13:16 WIB






