Kementerian Keuangan mencatat realisasi penyaluran anggaran Transfer ke Daerah (TKD) mencapai Rp306,1 triliun per 31 Mei 2026.

Jumlah tersebut setara dengan 44,17 persen dari total pagu alokasi sebesar Rp693 triliun.

>>> Said Iqbal Buka Suara soal Kabar Masuk Kabinet, Minta Tunggu Pengumuman Resmi

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan hal itu dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (5/6/2026).

Realisasi TKD pada akhir Mei 2026 mengalami kontraksi sebesar 4,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Penopang dan Alokasi Tambahan

Penyaluran anggaran pada Mei ditopang oleh dana bagi hasil, dana alokasi umum, dana alokasi khusus nonfisik, dana otonomi khusus, tambahan alokasi, serta relaksasi penyaluran.

Pemerintah juga mengalokasikan dana tambahan Rp10,65 triliun untuk wilayah terdampak bencana di Sumatera, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Dana tambahan tersebut telah tersalurkan hingga 99,8 persen dari pagu.

>>> AMRT Tangguh di Tengah Tekanan Daya Beli, Ekspansi Gerai Jadi Katalis

Purbaya mengatakan, jika ada daerah yang darurat atau terdesak, pemerintah akan mengetahui lebih awal dan melakukan tindakan khusus.

Namun, hingga saat ini semuanya masih relatif terkendali.

Pemanfaatan anggaran TKD mencakup pembiayaan gaji untuk 4,3 juta aparatur sipil negara daerah.

Dana itu juga menyasar bantuan operasional sekolah bagi 42,3 juta siswa, bantuan operasional penyelenggaraan pendidikan bagi 5,8 juta siswa PAUD, program kesetaraan bagi 992 ribu siswa, serta tunjangan untuk 616 ribu guru.

>>> KPK Tetapkan Silmy Karim Tersangka Korupsi Izin Tinggal WNA, ICW Minta Pengusutan Diperluas

Purbaya menegaskan, pemerintah tidak mengurangi dana untuk program-program tersebut.