Performa Responsif di Jalur Pegunungan Wonosobo

Etape kedua berlanjut dari Purwokerto menuju Wonosobo dan berakhir di Kulon Progo.

Jalur ini menjadi medan pembuktian untuk suspensi, torsi tanjakan, serta efisiensi sistem Ling Power Hybrid yang diusungnya.

Kendaraan tetap bertenaga saat menyalip barisan truk lambat di tanjakan tanpa gejala kehilangan daya. Memasuki kawasan Kulon Progo menuju Yogyakarta, karakter jalan kembali landai dan didominasi aspal mulus.

Pada etape ini, konsumsi BBM rata-rata berada di angka 23,1 km/liter, sedangkan untuk angka kombinasi mampu menyentuh 24,9 km/liter.

Total jarak yang ditempuh sepanjang pengujian mencapai 630,3 km, dengan sisa energi yang masih bisa menggerakkan mobil sejauh 553 km.

Teknologi Ling Power pada Eksion PHEV mengombinasikan mesin 1.5L dedicated hybrid engine, motor listrik berdaya 145 kW, baterai 20,5 kWh, dan Dedicated Hybrid Transmission (DHT).

>>> Harga Solar Nonsubsidi Naik, Konsumen Beralih ke Mobil Hybrid

Mobil ini mampu berjalan sejauh 125 kilometer dengan mode listrik murni, serta memiliki total daya jelajah lebih dari 1.000 kilometer berdasarkan standar CLTC.