Real Madrid Buka Proses Disipliner untuk Valverde dan Tchouameni
Real Madrid resmi membuka proses disipliner terhadap dua gelandangnya, Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni. Langkah ini diambil setelah keduanya terlibat insiden perkelahian dalam sesi latihan tim.
Ketegangan bermula pada Kamis (7/5/2026) saat Valverde melakukan tekel keras kepada Tchouameni. Adu mulut pun terjadi di lapangan dan berlanjut keesokan harinya hingga bentrok fisik.
>>> Gol Endrick Bawa Brasil Kalahkan Mesir di Laga Uji Coba Terakhir
Valverde dikabarkan harus dilarikan ke rumah sakit dengan kursi roda akibat luka di kepala. Pelatih interim Alvaro Arbeloa mendampinginya, dan Valverde menerima beberapa jahitan di wajah.
Pernyataan Resmi Klub
Manajemen Real Madrid mengeluarkan pernyataan resmi menanggapi insiden tersebut. "Klub memutuskan untuk membuka proses disipliner terhadap Federico Valverde dan Aurélien Tchouameni," bunyi pernyataan itu.
Klub akan mengumumkan keputusan akhir setelah prosedur internal selesai. Saat ini Valverde dalam kondisi stabil dan diwajibkan istirahat 10 hingga 14 hari.
Real Madrid sedang melalui masa sulit musim ini. Performa tim belum membaik di bawah Arbeloa setelah pemecatan Xabi Alonso pada Januari lalu.
Los Blancos tertinggal jauh dari Barcelona di klasemen LaLiga dan terancam tanpa trofi musim ini.
Klarifikasi Valverde
Federico Valverde memberikan klarifikasi tertulis untuk meluruskan kabar yang beredar. Ia membantah dipukul oleh Tchouameni dan menilai situasi dibesar-besarkan.
>>> Timnas Indonesia U-19 Tantang Vietnam Perebutkan Juara Grup A
"Kemarin saya mengalami insiden dengan rekan setim saat latihan. Kelelahan dan frustrasi membuat semuanya terlihat lebih besar dari yang sebenarnya," tulis Valverde.
Ia juga mencurigai adanya kebocoran informasi dari internal klub. "Jelas ada seseorang di sini yang menyebarkan rumor.
Dengan musim tanpa gelar, semuanya jadi dibesar-besarkan," lanjutnya.
Valverde membeberkan kronologi luka di dahinya. Ia mengaku tidak sengaja membentur meja saat berdebat hingga harus ke rumah sakit.
"Rekan setim saya tidak memukul saya, dan saya juga tidak memukul dia," tegasnya. Meski membantah baku hantam, Valverde mengakui emosinya meluap karena performa buruk tim.
"Saya marah dan frustrasi melihat beberapa dari kami berusaha keras. Itu yang mendorong saya berdebat dengan rekan setim.
>>> PSIM Yogyakarta Integrasikan Budaya Lokal dalam Industri Mode Olahraga
Saya minta maaf," pungkasnya.
Update Terbaru
Akademi Persib Kembali ke Final Gothia Cup 2026, Putri Tangsel City Ukir Sejarah
Kamis / 23-07-2026, 13:27 WIB
BI Catat Uang Beredar Tumbuh 8,7 Persen pada Juni 2026
Kamis / 23-07-2026, 13:26 WIB
Belasan Dubes Eropa Susuri Pesisir Minahasa Utara Pantau Konservasi Laut
Kamis / 23-07-2026, 13:26 WIB
DPR AS Loloskan RUU Anggaran Pertahanan Rp20.581 Triliun
Kamis / 23-07-2026, 13:22 WIB
Bekal Orang Tua Mendidik Anak di Era Digital, Tak Melulu Screen Time
Kamis / 23-07-2026, 13:22 WIB
Anak Panda di Everland Buka Mata dan Merangkak di Usia 50 Hari
Kamis / 23-07-2026, 13:21 WIB
Farhan Halim Ungkap Cara Tuntaskan Dendam Lawan Kamboja di SEA V Cup
Kamis / 23-07-2026, 13:21 WIB
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Istana Bahas Kopdes Merah Putih
Kamis / 23-07-2026, 13:21 WIB
Lisandro Martinez: Kejatuhan Tim Hebat adalah Kegembiraan Medioker
Kamis / 23-07-2026, 13:21 WIB
Kemlu Ketahui Keberadaan WNI Diduga Kabur di Korsel
Kamis / 23-07-2026, 13:21 WIB
Na Hong-jin Pukau New York dengan 'Hope' di Festival Film Asia
Kamis / 23-07-2026, 13:17 WIB
Bos BGN Sudaryono Buka Suara soal Keterlibatan TNI-Polri di Program MBG
Kamis / 23-07-2026, 13:16 WIB
Cara Dapat Keringanan Pajak Kendaraan Bermotor di DKI Jakarta
Kamis / 23-07-2026, 13:16 WIB
7 Tips Memilih Tablet Murah yang Tahan Lama dan Berkualitas, Jangan Cuma Lihat RAM
Kamis / 23-07-2026, 13:14 WIB







