Pedro Acosta mengaku bingung dengan performa Marc Marquez pada Sprint Race MotoGP Hongaria 2026 di Sirkuit Balaton Park.

Pebalap KTM itu menilai Marquez memiliki tingkat grip yang jauh lebih tinggi dibanding pebalap lain.

>>> Jepang Gunakan AI dan Drone untuk Antisipasi Serangan Beruang

Marquez yang start dari posisi terdepan langsung mempertahankan posisinya. Acosta yang membayangi di awal perlahan tertinggal hingga selisih waktu lebih dari dua detik.

Meski sempat memangkas jarak di pertengahan lomba, Marquez kembali meningkatkan ritme. Acosta menyoroti akselerasi Marquez keluar Tikungan 4 sebagai titik krusial.

"Anda hanya perlu melihat seberapa cepat dia keluar dari Tikungan 4 pada lap pertama.

Dari situ sudah terlihat kalau tingkat grip motornya berada di level yang berbeda," kata Acosta dikutip Crash. net.

Menurut Acosta, keunggulan utama Marquez adalah kemampuannya menemukan ritme sejak awal. Pebalap lain, termasuk dirinya, butuh beberapa putaran untuk mencapai performa maksimal.

>>> Harga Minyak Mentah Indonesia Turun Jadi US$ 106,56 per Barel pada Mei 2026

"Cukup aneh dan sulit untuk dimengerti. Dia langsung cepat sejak awal.

Saya membutuhkan beberapa lap untuk kembali menemukan kecepatan," ujar Acosta.

Acosta juga melihat hal serupa pada Marco Bezzecchi yang finis ketiga. Bezzecchi butuh beberapa lap sebelum menemukan kecepatan stabil.

Meski menyimpan tanda tanya, Acosta bersyukur atas hasil podium yang diraih. Ia berharap KTM bisa mengevaluasi data untuk memangkas jarak dengan Marquez pada balapan utama.

>>> Harga Minyak Dunia Turun Akibat Meredanya Kekhawatiran Konflik AS-Iran

"Kami berharap bisa lebih dekat. Sekarang kami harus memeriksa semua data dan mencari area yang masih bisa ditingkatkan," pungkas Acosta.