Mantan pelatih Fabio Capello memberikan pandangannya mengenai persaingan Serie A musim 2026/2027, khususnya bagi AS Roma dan AC Milan.

Dalam analisis yang dilansir dari La Gazzetta dello Sport, Capello melihat kontras tajam antara stabilitas Roma dan ketidakpastian yang melanda Milan.

>>> Leonardo Balerdi Batal Bela Timnas Argentina di Piala Dunia 2026

Roma Diuntungkan oleh Fondasi Kuat

Capello menilai Roma berada dalam posisi diuntungkan berkat pondasi kuat dari musim lalu, di mana mereka finis di peringkat ketiga dan lolos ke Champions League.

"Mengenal Gasperini, saya berharap Roma pada bulan Agustus akan memulai dari kepastian dan kecemerlangan yang mereka tunjukkan di akhir musim ini," ujar Capello.

Meski demikian, Roma tetap harus waspada karena jadwal awal musim tergolong berat. Mereka tidak akan bertemu tim promosi dalam sepuluh laga perdana.

"Kalender tidak sederhana: Roma tidak akan menghadapi tim promosi dalam sepuluh pertandingan pertama, tetapi akan bertemu Inter, Napoli, Como, Atalanta, Fiorentina, plus laga tandang sulit melawan Torino dan Udinese," kata Capello.

Roma akan memulai Serie A pada 23 Agustus 2026 melawan Fiorentina di Stadion Olimpico, dan menutup musim di kandang Cagliari pada 30 Mei 2027.

Milan Hadapi Ketidakpastian Manajemen

Situasi sebaliknya membayangi AC Milan. Mereka harus menjalani tiga laga tandang dari empat pertandingan pembuka, di tengah kekosongan struktur manajemen klub.

"Jika ditambah bahwa Milan saat ini tidak memiliki AD, DT, DS, dan pelatih, sulit membayangkan mereka sudah dalam performa terbaik di awal musim," tutur Capello.

>>> Tuchel Panggil Empat Pemain Muda untuk Uji Coba Inggris vs Selandia Baru

Masalah Milan diperparah oleh fakta bahwa mereka menjadi klub penyumbang pemain terbanyak di Piala Dunia, dengan total sepuluh pemain yang berpotensi mengalami kelelahan atau hengkang di bursa transfer.