Adrien Rabiot Jadi Pilar Utama Timnas Prancis di Piala Dunia 2026
Gelandang Prancis Adrien Rabiot telah menjadi starter yang tak tergantikan bagi tim nasional selama Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat.
Peran kuncinya ini datang setelah musim klub yang penuh gejolak, termasuk kepergian mendadak dari Olympique de Marseille.
>>> Badai Petir Ganggu Perayaan Hari Kemerdekaan di Pittsburgh
Pemain berusia 31 tahun itu pindah ke AC Milan pada 1 September tahun lalu setelah eksekutif Marseille, Pablo Longoria dan Medhi Benatia, menepikannya karena insiden di ruang ganti dengan Jonathan Rowe.
Insiden itu terjadi setelah kekalahan 1-0 dari Rennes pada 15 Agustus.
Meskipun AC Milan gagal lolos ke Liga Champions, pelatih timnas Prancis Didier Deschamps tetap mempertahankan kepercayaan penuh pada fleksibilitas taktis dan keandalan Rabiot.
Penampilannya di turnamen ini menuai pujian dari rekan setim yang lebih muda, yang menghargai bimbingannya di lapangan.
Penyerang Bradley Barcola mengatakan, "Yang paling mengejutkan saya adalah dia benar-benar ada di mana-mana: saat menyerang, dia ada.
Saat bertahan, dia ada. Dia tidak melakukan apa pun selain berlari."
>>> Ester Expósito Dukung Kylian Mbappé di Laga Piala Dunia New York
Barcola menambahkan bahwa Rabiot sering berkomunikasi dengan pemain baru untuk membantu mereka memanfaatkan kekuatan dan mengatur transisi bertahan.
"Saya tidak tahu usia pastinya, tetapi dia benar-benar memiliki peran sebagai kakak laki-laki," ujar Barcola.
Rabiot telah mengoleksi 62 caps, menjadikannya pemain dengan caps terbanyak ketiga di skuad Prancis saat ini setelah Kylian Mbappé dan N'Golo Kanté.
Sebelum bergabung dengan Marseille, jurnalis Spanyol José Félix Díaz mengungkapkan bahwa pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti sempat mempelajari profil Rabiot sebagai agen bebas pada 30 Agustus 2024, sebelum akhirnya pemain tersebut memilih Marseille.
Kesuksesan Rabiot bersama Prancis kembali memicu perdebatan di kalangan pendukung Marseille mengenai kepergiannya yang mendadak tahun lalu, meskipun manajemen klub menolak membahasnya lagi.
"Berkasnya sudah ditutup, semuanya sudah dibicarakan dan diulang, tidak perlu kembali ke sana setahun kemudian," kata mantan direktur olahraga Marseille Medhi Benatia kepada L'Équipe.
>>> Braves Hadapi Mets di Laga Hari Kemerdekaan
Prancis melanjutkan kampanye Piala Dunia dengan Rabiot menempati peran sentral dalam formasi 4-2-3-1 favorit Deschamps.
Update Terbaru
Lee Sang-min Akhirnya Lunasi Utang, Ungkap Pendapatan Rp16 Miliar
Minggu / 05-07-2026, 09:53 WIB
Singapura Bangun Pusat Wellness Tourism Seluas 9 Lapangan Sepak Bola
Minggu / 05-07-2026, 09:47 WIB
Maroko Buktikan Diri Bukan Tim Keberuntungan di Piala Dunia
Minggu / 05-07-2026, 09:43 WIB
Trump Telepon Putin dan Zelensky Bahas Perang Ukraina Jelang KTT NATO
Minggu / 05-07-2026, 09:43 WIB
Gerai Samsat PRJ 2026 Permudah Bayar Pajak, Bebas Denda dan Ada Suvenir
Minggu / 05-07-2026, 09:43 WIB
Mbappe Lebih Subur dari Brasil, Inggris, Portugal, dan Spanyol di Fase Gugur Piala Dunia
Minggu / 05-07-2026, 09:43 WIB
Buruh Pabrik AC di China Lembur Gegara Eropa Dilanda Gelombang Panas
Minggu / 05-07-2026, 09:43 WIB
Vozinha di Instagram: Dari 50 Ribu ke 24 Juta Pengikut Berkat Piala Dunia
Minggu / 05-07-2026, 09:43 WIB
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir 3.000 Orang
Minggu / 05-07-2026, 09:42 WIB
Cara Mendapatkan 3 Fitur Unggulan MacBook Pro 2026
Minggu / 05-07-2026, 09:35 WIB
Chicago Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan AS di Tengah Cuaca Panas Ekstrem
Minggu / 05-07-2026, 09:33 WIB
Warga Texas Protes Saudi Aramco soal Polusi di Tengah Sponsor Piala Dunia
Minggu / 05-07-2026, 09:33 WIB
LeBron James Tinggalkan Lakers, Banyak Tim Buru Pemain Bebas
Minggu / 05-07-2026, 09:32 WIB
TNT Sports dan DAZN Luncurkan Seri Tinju Bulanan, Abdullah Mason Jadi Bintang Utama
Minggu / 05-07-2026, 09:30 WIB







