Presiden Amerika Serikat Donald Trump melakukan panggilan telepon terpisah dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Sabtu (2/7).

Pembicaraan itu membahas konflik di Ukraina menjelang KTT NATO yang akan digelar di Ankara, Turki, pada 7-8 Juli.

>>> Gerai Samsat PRJ 2026 Permudah Bayar Pajak, Bebas Denda dan Ada Suvenir

Menurut pernyataan Kremlin dan Zelensky, komunikasi tersebut juga dilakukan dalam rangka memperingati hari jadi AS ke-250.

Pembahasan Intensif Jelang KTT

Yuri Ushakov, ajudan kebijakan luar negeri Kremlin, mengatakan kedua pemimpin membahas penyelesaian di Ukraina dengan mempertimbangkan partisipasi Trump dalam KTT NATO.

Percakapan Trump-Putin berlangsung selama 85 menit dan juga menyentuh isu Iran serta situasi Timur Tengah.

Zelensky menyebut pembicaraannya dengan Trump sebagai "percakapan telepon yang sangat baik."

>>> Mbappe Lebih Subur dari Brasil, Inggris, Portugal, dan Spanyol di Fase Gugur Piala Dunia

Ia menulis di X bahwa mereka membahas situasi di garis depan dan upaya diplomatik, serta sepakat melanjutkan pembahasan di KTT Ankara.

Para kepala negara dan delegasi dari 32 negara, termasuk Trump, diperkirakan tiba di Ankara mulai Selasa.

Putin menjelaskan situasi di medan perang Ukraina, mengklaim pasukan Rusia maju dengan percaya diri.

Namun, dalam beberapa bulan terakhir, pasukan Rusia nyaris tidak mencatat kemajuan berarti akibat penggunaan drone yang menghambat pergerakan kendaraan berat dan menimbulkan kerugian besar di kedua sisi.

>>> Buruh Pabrik AC di China Lembur Gegara Eropa Dilanda Gelombang Panas

Dari sisi diplomatik, perundingan masih buntu. Moskow menuntut penarikan seluruh pasukan Ukraina dari Donetsk, yang ditolak Kyiv.