Negara Eropa Isi Kekosongan Militer NATO Jelang KTT Ankara
Negara-negara Eropa anggota NATO dengan cepat mengisi celah pertahanan yang muncul akibat pemangkasan militer Amerika Serikat (AS) menjelang KTT aliansi di Ankara, Turki, pada 7-8 Juli 2026.
Panglima Tertinggi Sekutu Eropa NATO, Jenderal AS Alex Grynkewich, pada Jumat (3/7/2026) mengatakan negara-negara Eropa mengerahkan aset alternatif setelah Pentagon secara mendadak mengurangi kontribusi militer tanggap krisis di benua tersebut.
>>> Telkom Dorong Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T dengan Program Rural Youth AI Facilitator
Pengurangan AS pada 3 Juni lalu menghilangkan satu kapal induk, kapal pendukung, pesawat pengisian bahan bakar udara, dan puluhan jet tempur dari ketersediaan di bawah NATO Force Model, yang mengatur penempatan aset saat konflik.
"Dalam hitungan minggu, sekutu Eropa sebagian besar telah mengisi celah yang ditinggalkan oleh pengurangan AS terhadap NATO Force Model," kata Grynkewich.
Ia menambahkan bahwa kemampuan alternatif sedang dievaluasi untuk menghasilkan efek yang setara di area yang belum tergantikan secara langsung oleh Eropa.
Penyesuaian pertahanan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan transatlantik setelah pernyataan kritis Presiden AS Donald Trump mengenai ketidakseimbangan keuangan di aliansi 32 anggota itu.
Dalam unggahan media sosial pada Kamis (2/7/2026), Trump menyatakan bahwa pengeluaran pertahanan AS secara tidak proporsional melindungi negara-negara Eropa tanpa memberikan keuntungan timbal balik bagi AS.
Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte terus mengecilkan dampak strategis dari perubahan administratif tersebut, dengan menegaskan bahwa negara-negara Eropa secara aktif meningkatkan pengeluaran pertahanan untuk menyeimbangkan aliansi.
>>> Non-Farm Payroll AS Juni 2026 Jauh di Bawah Ekspektasi, Dolar Tertekan
"KTT pekan depan akan fokus pada mengubah pengeluaran tambahan menjadi kemampuan siap tempur, dan secara signifikan meningkatkan skala industri pertahanan kita," kata Rutte.
Update Terbaru
Trump Rencanakan Pengampunan Massal Hari Kemerdekaan, Malaysia Kejar Jho Low
Sabtu / 04-07-2026, 01:16 WIB
Fenerbahce Klaim Sepakat Datangkan Nathan Ake dari Manchester City
Sabtu / 04-07-2026, 01:16 WIB
Mod Stalking di Final Fantasy 14 Kembali Dihapus, Pemain Kecam Kurangnya Tindakan Square Enix
Sabtu / 04-07-2026, 01:15 WIB
Peringkat Akhir Anime Spring 2026: Witch Hat Atelier Kokoh di Puncak
Sabtu / 04-07-2026, 01:15 WIB
Peringkat Anime Terbaik Spring 2026: Witch Hat Atelier Kokoh di Puncak
Sabtu / 04-07-2026, 01:15 WIB
PSSI Jerman Incar Jurgen Klopp Usai Julian Nagelsmann Mundur
Sabtu / 04-07-2026, 01:14 WIB
Yash Raj Films Rilis 'Alpha', Chapter Perdana Spy Universe dengan Pemeran Utama Wanita
Sabtu / 04-07-2026, 01:14 WIB
Julian Nagelsmann Mundur sebagai Pelatih Timnas Jerman Usai Tersingkir di Piala Dunia
Sabtu / 04-07-2026, 01:14 WIB
Pagar Kawat Mengelilingi Lincoln Memorial Reflecting Pool yang Berubah Warna
Sabtu / 04-07-2026, 01:14 WIB
Jaket Langka Wilt Chamberlain Ditemukan Remaja di Goodwill Oregon
Sabtu / 04-07-2026, 01:12 WIB
Trump Bahas Pengampunan untuk Diddy dan Pelanggar Emisi
Sabtu / 04-07-2026, 01:11 WIB
McLaren Tunggu Mesin Mercedes Upgrade di GP Inggris
Sabtu / 04-07-2026, 01:11 WIB
McLaren Tunggu Mesin Mercedes Upgrade di GP Inggris
Sabtu / 04-07-2026, 01:09 WIB
Badai Dahsyat di Quebec Padamkan Listrik 20.000 Rumah
Sabtu / 04-07-2026, 01:09 WIB






