McLaren masih harus bersabar menanti upgrade mesin Mercedes yang sudah digunakan oleh tim pabrikan dan pelanggan lainnya.

CEO McLaren Zak Brown mengonfirmasi bahwa timnya belum menerima power unit baru tersebut saat Grand Prix Inggris akhir pekan ini.

>>> Badai Dahsyat di Quebec Padamkan Listrik 20.000 Rumah

Mercedes memperkenalkan upgrade mesin yang mencakup baterai modifikasi dan peningkatan keandalan struktural pada balapan sebelumnya di Austria. Alpine dan Williams sudah mendapatkan jatah upgrade mereka akhir pekan ini.

Brown menjelaskan bahwa keterlambatan ini disebabkan oleh siklus pemakaian mesin yang harus dijalani.

"Kami harus menjalani siklus mesin yang ada dan masih ada sisa umur pakai, jadi kami harus menunggu hingga penggantian mesin berikutnya," ujarnya dalam konferensi pers FIA.

Target Perbaikan Performa

Meskipun belum mendapat upgrade, Brown optimistis McLaren bisa bersaing di papan atas. "Kami akan mengejar.

Saya pikir kami akan memenangkan balapan tahun ini, jadi saya cukup optimistis untuk masa depan," katanya.

Ia memperkirakan peningkatan signifikan akan terjadi sekitar jeda musim panas. "Dalam beberapa balapan ke depan kami akan melihat kemajuan.

>>> Badai Dahsyat di Quebec, 20.000 Rumah Tanpa Listrik

Sekitar jeda musim panas kami seharusnya bisa berada di depan," tambah Brown.

Brown juga menepis rumor yang mengaitkan Max Verstappen dengan McLaren. "Saya sangat senang dengan dua pembalap saya, Lando dan Oscar," tegasnya.

Penjelasan Teknis dan Jadwal

Williams mendapatkan upgrade lebih awal karena Carlos Sainz mengalami masalah mesin yang memaksa penggantian lebih cepat. Sementara Alpine sudah memiliki dua unit baru.

Brown berharap upgrade bisa diterapkan pada balapan berikutnya di Spa-Francorchamps.

Sementara itu, bos Mercedes Toto Wolff menyebut upgrade ini tidak mengubah batas pengembangan dasar. Williams juga mengakui kesenjangan pemahaman antara tim pabrikan dan pelanggan semakin mengecil.

>>> Minecraft Update 26.3: 4 Fitur Baru yang Wajib Kamu Tahu

Dengan grid yang semakin ketat, Brown yakin kejuaraan masih terbuka lebar. "Kami baru sepertiga perjalanan, dan dalam beberapa tahun terakhir kita lihat betapa cepatnya kejuaraan bisa berubah," pungkasnya.