Gelaran perdana The Heritage Classic & Retro Festival Vol. 1 resmi dibuka di Puteri Gunung Hotel, Lembang, Jawa Barat.

Acara yang diinisiasi oleh Komunitas Sahabat Klasik Retro Bersama (SKRB) ini mengolaborasikan pameran otomotif lawas dengan gaya hidup, komunitas, dan keindahan alam pegunungan.

>>> Turunkan Gula Darah Tanpa Olahraga Berat, Lakukan Calf Raises 5 Menit

Sebagai edisi pembuka, festival ini menjadi wadah berkumpulnya para pencinta kendaraan klasik dan retro, komunitas otomotif, hingga wisatawan umum.

Kendaraan yang dipajang tidak sekadar menjadi objek nostalgia, melainkan juga menonjolkan nilai sejarah, cerita, serta kebanggaan dari setiap unitnya.

Tercatat ada 33 komunitas otomotif klasik dan retro dari berbagai wilayah yang ikut berpartisipasi.

Selain itu, ada 38 kendaraan display eksklusif yang datang dari Jabodetabek, Bandung Raya, Tasikmalaya, Sumedang, Garut, hingga Cirebon.

Tidak hanya sekadar kumpul-kumpul, festival ini juga menyuguhkan beragam kegiatan edukatif, salah satunya adalah talkshow mengenai potensi investasi di pasar kendaraan klasik dan retro.

Gaya restorasi yang ditampilkan pun cukup beragam.

Pengunjung bisa melihat langsung kendaraan yang dikembalikan ke kondisi orisinal pabrikan (back to factory condition), kendaraan bergaya retro-custom, hingga unit yang orisinalitasnya tetap terjaga sejak awal.

Semangat Merayakan Warisan Klasik

Event Director The Heritage Classic & Retro Festival Vol.

1, Otto Noordraven, menyampaikan bahwa acara ini lahir dari semangat untuk merayakan warisan klasik yang tetap hidup dan relevan hingga hari ini.

"Kendaraan klasik bukan hanya soal usia atau bentuk yang unik.

Di dalamnya ada sejarah, ketelitian, kualitas pengerjaan, cerita personal, dan passion dari para pemilik maupun komunitas yang merawatnya.

Melalui The Heritage, kami ingin menghadirkan ruang apresiasi untuk nilai-nilai tersebut," ujar Otto Noordraven.