Gelaran perdana The Heritage Classic & Retro Festival Vol. 1 resmi dibuka di Puteri Gunung Hotel, Lembang, Jawa Barat.

Acara yang mempertemukan pencinta kendaraan lawas ini diinisiasi oleh Komunitas Sahabat Klasik Retro Bersama (SKRB).

>>> Polisi Oakland Matikan Alert Mobil Curian karena Kewalahan

Ajang ini mengombinasikan pameran otomotif klasik dengan gaya hidup, komunitas, serta pesona alam pegunungan.

Kendaraan yang dipajang tidak sekadar menjadi objek nostalgia, melainkan menonjolkan nilai sejarah dan cerita dari setiap unitnya.

Sebanyak 33 komunitas otomotif klasik dan retro dari berbagai wilayah turut meramaikan acara ini.

Selain itu, terdapat 38 kendaraan display eksklusif yang didatangkan dari kawasan Jabodetabek, Bandung Raya, Tasikmalaya, Sumedang, Garut, hingga Cirebon.

Festival ini juga menghadirkan kegiatan edukatif berupa talkshow yang mengupas potensi investasi di pasar kendaraan klasik dan retro.

Pengunjung disuguhkan berbagai gaya restorasi kendaraan yang beragam.

Beberapa aliran yang ditampilkan meliputi kendaraan yang dikembalikan ke kondisi orisinal pabrikan (back to factory condition), gaya retro-custom, hingga unit yang keasliannya terjaga sejak awal.

Apresiasi Warisan Klasik

Event Director The Heritage Classic & Retro Festival Vol.

1, Otto Noordraven, menjelaskan bahwa acara ini lahir dari semangat merayakan warisan klasik agar tetap relevan saat ini.

"Kendaraan klasik bukan hanya soal usia atau bentuk yang unik.

Di dalamnya ada sejarah, ketelitian, kualitas pengerjaan, cerita personal, dan passion dari para pemilik maupun komunitas yang merawatnya.

Melalui The Heritage, kami ingin menghadirkan ruang apresiasi untuk nilai-nilai tersebut," ujar Otto.

Ia menambahkan, setiap kendaraan lawas memiliki daya tarik emosional yang kuat dari perjalanan dan dedikasi dalam proses perawatannya.