Membeli atau membangun rumah tidak bisa dilakukan secara gegabah. Salah satu faktor terpenting adalah pemilihan lokasi yang tepat.

Lokasi yang salah tidak hanya mengurangi kenyamanan, tetapi juga bisa menekan nilai investasi properti di masa depan.

>>> Tim Jakarta Amankan Tiket ke Putaran Nasional Soccer League All Stars

Berdasarkan laporan dari Forbes dan Vox, ada enam jenis lokasi yang sebaiknya dihindari saat Anda berencana membeli atau membangun rumah.

Lokasi yang Perlu Diwaspadai

Pertama, rumah yang berada di dekat sungai besar. Lokasi ini sangat rawan banjir yang bisa merusak bangunan dan menurunkan nilai properti.

Kedua, rumah di ujung gang sempit. Akses jalan yang terbatas menyulitkan kendaraan darurat seperti pemadam kebakaran dan ambulans untuk masuk.

Ketiga, rumah dekat gudang atau kawasan industri. Polusi udara, kebisingan, dan lalu lintas kendaraan berat menjadi masalah utama.

>>> Polytron Hadirkan Teknologi dan Kendaraan Listrik di Indonesia Open 2026

Keempat, rumah di jalan buntu. Minimnya konektivitas dan akses keluar-masuk yang terbatas bisa menjadi kendala saat evakuasi atau mencari jalur alternatif.

Kelima, kawasan dengan risiko iklim tinggi. Daerah rawan banjir, longsor, atau kebakaran hutan mengancam keselamatan dan nilai jual properti.

Keenam, area dengan fasilitas terbatas. Lingkungan yang minim akses transportasi, kesehatan, pendidikan, dan pusat perbelanjaan menyulitkan aktivitas sehari-hari.

>>> Ahli Gizi Peringatkan Bahaya Menu Sarapan Tinggi Lemak Jenuh

Memilih rumah tidak boleh hanya berdasarkan harga murah atau tampilan lingkungan yang menarik. Lokasi yang tepat membuat rumah nyaman dihuni dan bernilai sebagai aset jangka panjang.