New York Knicks sukses memperbesar keunggulan menjadi 2-0 atas San Antonio Spurs dalam Final NBA.

Mereka memetik kemenangan tipis 105-104 pada Game 2 yang digelar Jumat, 5 Juni 2026 waktu setempat.

>>> IBL Ubah Format Semifinal dan Final Jadi Best of Five Musim Ini

Kemenangan di kandang lawan itu mengakhiri kebangkitan sengit Spurs di kuarter keempat. Tembakan jarak dekat Victor Wembanyama di detik-detik terakhir gagal membuahkan poin.

Hasil ini memperpanjang rekor kemenangan beruntun Knicks di playoff menjadi 13 pertandingan. Itu merupakan catatan terpanjang kedua dalam sejarah playoff NBA.

Kini Knicks hanya membutuhkan dua kemenangan lagi untuk menyamai rekor NBA dan mengangkat Trofi Larry O'Brien untuk pertama kalinya sejak 1973.

Knicks juga menjadi tim ketiga dalam sejarah NBA yang memenangi dua laga pertama final di markas lawan. Mereka menyamai rekor Chicago Bulls (1993) dan Houston Rockets (1995).

Spurs mengawali laga dengan sangat baik, memimpin 35-24 di kuarter pertama. Namun Karl-Anthony Towns memimpin kebangkitan Knicks di kuarter kedua dengan mencetak 17 poin di paruh pertama.

Meski Towns harus duduk di bangku cadangan karena foul keempat di kuarter ketiga, Knicks tetap mampu menjaga keunggulan.

Mereka bertahan dari gempuran Wembanyama yang mencetak 12 dari total 29 poinnya di kuarter tersebut.

Ketegangan meningkat di kuarter keempat ketika guard Spurs De'Aaron Fox terlibat adu mulut dengan Jalen Brunson.

Hal itu memicu rentetan poin hingga Spurs mencatat laju 14-0 untuk menyamakan kedudukan 97-97.

Tembakan dua angka Brunson menyamakan skor 104-104 dengan sisa 39 detik. Kesalahan umpan Wembanyama kemudian memberi Brunson hadiah lemparan bebas, dan ia memasukkan satu dari dua kesempatan.